Ditutup Terpal bareng Lemari dan Kulkas, 7 Motor Bodong Diamankan Hendak Dikirm ke Sumba

METROTODAY, SURABAYA – Petugas Polsek Gunung Anyar Surabaya berhasil menggagalkan pengiriman tujuh unit sepeda motor yang diduga tidak memiliki kelengkapan surat-surat atau bodong. Kendaraan tersebut hendak dikirim ke Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (9/9) lalu.

Penangkapan bermula saat anggota patroli mencurigai sebuah truk yang melintas di Jalan Ir. Soekarno Merr, Gunung Anyar, Surabaya, dikarenakan muatannya melebihi batas ketentuan atau over dimension over loading.

Truk yang dikemudikan MRM, 55,bersama kernet REH, 27, warga Tambolaka, Sumba Barat Daya, tersebut kemudian diberhentikan untuk diperiksa.

Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Tulus Wibowo, menjelaskan bahwa di balik penutup terpal dan barang-barang lain seperti lemari, koper, kulkas, serta kardus, tersembunyi sejumlah unit sepeda motor.

“Truk diberhentikan setelah itu kita periksa ternyata ada 11 unit kendaraan motor. Kita arahkan ke Polsek kita periksa lagi ternyata ada tujuh unit motor tidak dilengkapi surat (bodong),” ujarnya, Kamis (17/9).

Terselubung di antara barang-barang rumah tangga, ketujuh motor itu disembunyikan agar tidak terlihat. Rencananya kendaraan tersebut akan dikirim ke Sumba, NTT, melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Pemesannya diketahui berasal dari Bali dan kasus ini masih dalam tahap pengembangan.

“Modusnya sopir membawa muatan motor ditutupi muatan lain seperti lemari, koper, kulkas dan beberapa kardus berisi barang. Jadi ditutupi rapi sehingga tidak kelihatan. Rencana mau dikirim ke Sumba NTT melalui Pelabuhan Tanjung Perak,” terangnya.

Sopir dan kernet saat ini berstatus sebagai saksi dan tetap dapat dihubungi apabila diperlukan keterangan lebih lanjut. Ketujuh motor yang diamankan terdiri dari berbagai merek, antara lain Honda Beat, Yamaha Vixion, Suzuki Satria, Honda Custom, dan Yamaha Custom, dengan pelat nomor yang berasal dari berbagai daerah.

“Masih didalami terkait motor. Kita koordinasi dengan Satlantas supaya datanya keluar. Dari nomor rangka nomor mesin,” ucap Iptu Tulus.

Ketujuh unit motor tersebut kini diamankan di Markas Polsek Gunung Anyar untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Petugas Polsek Gunung Anyar Surabaya berhasil menggagalkan pengiriman tujuh unit sepeda motor yang diduga tidak memiliki kelengkapan surat-surat atau bodong. Kendaraan tersebut hendak dikirim ke Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (9/9) lalu.

Penangkapan bermula saat anggota patroli mencurigai sebuah truk yang melintas di Jalan Ir. Soekarno Merr, Gunung Anyar, Surabaya, dikarenakan muatannya melebihi batas ketentuan atau over dimension over loading.

Truk yang dikemudikan MRM, 55,bersama kernet REH, 27, warga Tambolaka, Sumba Barat Daya, tersebut kemudian diberhentikan untuk diperiksa.

Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Tulus Wibowo, menjelaskan bahwa di balik penutup terpal dan barang-barang lain seperti lemari, koper, kulkas, serta kardus, tersembunyi sejumlah unit sepeda motor.

“Truk diberhentikan setelah itu kita periksa ternyata ada 11 unit kendaraan motor. Kita arahkan ke Polsek kita periksa lagi ternyata ada tujuh unit motor tidak dilengkapi surat (bodong),” ujarnya, Kamis (17/9).

Terselubung di antara barang-barang rumah tangga, ketujuh motor itu disembunyikan agar tidak terlihat. Rencananya kendaraan tersebut akan dikirim ke Sumba, NTT, melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Pemesannya diketahui berasal dari Bali dan kasus ini masih dalam tahap pengembangan.

“Modusnya sopir membawa muatan motor ditutupi muatan lain seperti lemari, koper, kulkas dan beberapa kardus berisi barang. Jadi ditutupi rapi sehingga tidak kelihatan. Rencana mau dikirim ke Sumba NTT melalui Pelabuhan Tanjung Perak,” terangnya.

Sopir dan kernet saat ini berstatus sebagai saksi dan tetap dapat dihubungi apabila diperlukan keterangan lebih lanjut. Ketujuh motor yang diamankan terdiri dari berbagai merek, antara lain Honda Beat, Yamaha Vixion, Suzuki Satria, Honda Custom, dan Yamaha Custom, dengan pelat nomor yang berasal dari berbagai daerah.

“Masih didalami terkait motor. Kita koordinasi dengan Satlantas supaya datanya keluar. Dari nomor rangka nomor mesin,” ucap Iptu Tulus.

Ketujuh unit motor tersebut kini diamankan di Markas Polsek Gunung Anyar untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait