METROTODAY, SURABAYA – Seorang perempuan mendatangi Pos Damkar Kandangan, Surabaya untuk meminta bantuan. Jari tangan kirinya membengkak dan berdarah setelah terjatuh dari tangga di rumahnya, sehingga cincin emas putih yang melingkar di jari tengahnya tidak bisa dilepas sama sekali.
Perempuan tersebut bernama Desya Agustin yang sebelumnya sudah berusaha melepas cincin itu sendiri, namun pembengkakan yang cukup besar membuat usahanya sia-sia.
Petugas Damkar segera bertindak menggunakan gerinda kecil, memotong cincin tersebut dengan sangat hati-hati agar tidak melukai jari korban lebih lanjut. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit hingga cincin akhirnya berhasil dilepaskan.
Kepala Bidang Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan kondisi korban dan perkembangan setelah cincin berhasil dilepas.
“Korban bersyukur cincin bisa dilepas karena jarinya sudah tidak kesakitan lagi. Usai cincin berhasil dilepas, korban langsung menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis pada jari yang bengkak dan berdarah,” ujar Rokhim.
Dengan lepasnya cincin tersebut, aliran darah ke jari dapat kembali lancar. Korban pun segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan luka dan pembengkakan akibat terjatuh dari tangga. (ahm)
METROTODAY, SURABAYA – Seorang perempuan mendatangi Pos Damkar Kandangan, Surabaya untuk meminta bantuan. Jari tangan kirinya membengkak dan berdarah setelah terjatuh dari tangga di rumahnya, sehingga cincin emas putih yang melingkar di jari tengahnya tidak bisa dilepas sama sekali.
Perempuan tersebut bernama Desya Agustin yang sebelumnya sudah berusaha melepas cincin itu sendiri, namun pembengkakan yang cukup besar membuat usahanya sia-sia.
Petugas Damkar segera bertindak menggunakan gerinda kecil, memotong cincin tersebut dengan sangat hati-hati agar tidak melukai jari korban lebih lanjut. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit hingga cincin akhirnya berhasil dilepaskan.
Kepala Bidang Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan kondisi korban dan perkembangan setelah cincin berhasil dilepas.
“Korban bersyukur cincin bisa dilepas karena jarinya sudah tidak kesakitan lagi. Usai cincin berhasil dilepas, korban langsung menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis pada jari yang bengkak dan berdarah,” ujar Rokhim.
Dengan lepasnya cincin tersebut, aliran darah ke jari dapat kembali lancar. Korban pun segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan luka dan pembengkakan akibat terjatuh dari tangga. (ahm)