METROTODAY, SURABAYA – Sebagai bentuk keprihatinan mendalam dan solidaritas antarinstansi serta komunitas maritim, kegiatan tausiyah dan doa bersama digelar khusus untuk mendoakan para korban musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin di perairan Laut Jawa.
Acara berlangsung khidmat setelah salat isya, bertempat di Posko Terpadu Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jawa Timur, Anak Muda Bubuhan Banjar (AMBB) Jatim, serta Majelis Taklim Sirrul Qulub Surabaya, dan dipimpin langsung oleh Abuya Dhanigemoy. Hadir dalam acara tersebut jemaah, perwakilan keluarga korban, serta komunitas paguyuban seperti Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT).
Selain memanjatkan doa dan pembacaan Al-Fatihah bagi korban yang telah berpulang, kegiatan ini juga dipenuhi harapan agar tim SAR gabungan senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, serta kemudahan dalam proses penyisiran bawah air mencari korban yang belum ditemukan.
Sebelumnya, komunitas rekan sopir juga telah menggelar aksi simbolis tabur bunga di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak sebagai wujud penghormatan dan duka cita mendalam.
Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menyampaikan duka cita sekaligus menegaskan komitmen Pelindo mendukung penuh seluruh proses penanganan musibah ini.
“Kami atas nama manajemen Pelindo menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa KMP Virgo Transport 8. Pelindo berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dan menyediakan ruang di Terminal Penumpang GSN sebagai Posko Terpadu Informasi dan pelayanan penanganan musibah ini,” ujar Anna, Jumat (18/9).
Selain memfasilitasi tempat untuk doa bersama dan penguatan spiritual keluarga korban, Posko Terpadu ini aktif selama 24 jam penuh untuk koordinasi dengan tim SAR, pemutaran manifes resmi, serta pendampingan tim DVI Polda Jatim.
‘Semoga ikhtiar dan doa kita bersama dapat memberikan ketabahan serta kekuatan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” harapnya.
Hingga saat ini, Terminal Penumpang GSN terus memfungsikan Posko Terpadu guna memberikan informasi resmi daftar penumpang, memfasilitasi penanganan antemortem oleh Tim DVI Polda Jatim, serta melayani kebutuhan keluarga korban selama proses evakuasi lanjutan berlangsung. (ahm)


