Akal Sehat

Hijrah dari Subsidi Energi ke Subsidi Mobilitas

TAHUN Baru Islam, 1 Muharram 1448 H, mengingatkan kita pada makna besar hijrah. Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan keberanian mengubah cara pandang, meninggalkan pola lama, dan menjemput tatanan baru yang lebih baik.

81 Tahun Pancasila: Dari Kolonialisme ke Algoritmisme

SETIAP 1 Juni, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Lahir Pancasila. Namun, sebagaimana banyak peristiwa besar dalam sejarah, pertanyaan tentang kapan sesungguhnya Pancasila lahir tidak pernah benar-benar selesai.

Refleksi Harkitnas: Bangkitlah dan Berdemolah, Mahasiswa!

SETIAP kali Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati, bangsa ini kembali mengenang lahirnya Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Organisasi itu lahir dari rahim kaum muda terpelajar STOVIA

Mengakhiri Sengkarut Siapa Sebenarnya Penafsir Kerugian Keuangan...

DILEMA penyidik dalam perkara korupsi hari ini bukan sekadar soal tafsir hukum, tetapi benturan nyata antara tuntutan konstitusi dan keterbatasan kapasitas di lapangan.

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak bisa menahan tangis ketika mengingat peristiwa lampau, 20 tahun lalu.

81 Tahun Pancasila: Dari Kolonialisme ke Algoritmisme

SETIAP 1 Juni, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Lahir Pancasila. Namun, sebagaimana banyak peristiwa besar dalam sejarah, pertanyaan tentang kapan sesungguhnya Pancasila lahir tidak pernah benar-benar selesai.

Refleksi Harkitnas: Bangkitlah dan Berdemolah, Mahasiswa!

SETIAP kali Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati, bangsa ini kembali mengenang lahirnya Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Organisasi itu lahir dari rahim kaum muda terpelajar STOVIA

Mengakhiri Sengkarut Siapa Sebenarnya Penafsir Kerugian Keuangan Negara Pasca...

DILEMA penyidik dalam perkara korupsi hari ini bukan sekadar soal tafsir hukum, tetapi benturan nyata antara tuntutan konstitusi dan keterbatasan kapasitas di lapangan.

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak bisa menahan tangis ketika mengingat peristiwa lampau, 20 tahun lalu.

Refleksi Hari Kartini: Merayakan Kartini, Melupakan Gagasannya

SETIAP tahun kita merayakan Hari Kartini dengan penuh semangat. Namun diam-diam, kita juga berisiko mengosongkannya dari makna. Ia hadir di mana-mana, tetapi justru semakin jauh dari pemikiran yang dahulu ia perjuangkan.

Tangis Nabillah O’Brien dan Rasa Keadilan Hukum Digital

Kasus Nabillah seakan menunjukkan bahwa hukum gagal menunjukkan sikapnya yang fairness. Sebab, posisi Nabillah sebagai pelapor menjadi rentan.

Refleksi Hari Kartini: Merayakan Kartini, Melupakan Gagasannya

SETIAP tahun kita merayakan Hari Kartini dengan penuh semangat. Namun diam-diam, kita juga berisiko mengosongkannya dari makna. Ia hadir di mana-mana, tetapi justru semakin jauh dari pemikiran yang dahulu ia perjuangkan.

Tangis Nabillah O’Brien dan Rasa Keadilan Hukum Digital

Kasus Nabillah seakan menunjukkan bahwa hukum gagal menunjukkan sikapnya yang fairness. Sebab, posisi Nabillah sebagai pelapor menjadi rentan.

Ramadan dan Jejak Aktivis: Merawat Nilai di Tengah Perubahan Peran

BAIT itu seperti mesin waktu. Begitu terdengar, kenangan langsung bergerak mundur ke masa silam. Bukan hanya ke suasana masjid yang lebih terang atau pasar yang lebih ramai, tetapi ke masa ketika Ramadan identik dengan bergumul di sekretariat, tikar gulung, dan diskusi yang tak kenal jam.

Matinya UTBK 1000: Ruang yang Gelap dan Pendidikan yang Tersesat

Tanpa skor UTBK, orang tua di Surabaya atau Jakarta dipaksa membeli kucing dalam karung. Mereka kehilangan alat ukur. Mereka tidak bisa membedakan sekolah yang benar-benar mendidik atau sekadar tempat penitipan anak dengan gedung bagus.

Indonesia Kekinian: Peradaban Tanpa Jangkar Nilai

Simbol-simbol kesejahteraan ekonomi yang selama ini diyakini sebagai penopang hidup seperti pekerjaan tetap, kepemilikan aset, status kelas menengah dan stabilitas sosial, makin kehilangan daya lindungnya. Yang hari ini

Awas! KUHP dan KUHAP Baru Mulai Berlaku, Ini Ranjau Ranjaunya! 

HARI ini tanggal 2 Januari 2026, UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP baru) dan revisi KUHAP baru mulai berlaku resmi. Ini mengkhawatirkan, karena salah satunya ada aturan baru terkait larangan Penghinaan terhadap Presiden, Wakil Presiden, atau lembaga negara.

Terpopuler

Berita Terbaru