Lima Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa Diserahkan ke Keluarga, Berikut Nama-Namanya!

METROTODAY, SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Giliyang, Sumenep, Madura.

Proses identifikasi dilakukan secara terpadu melalui empat posko darurat yang dibuka di RSUD Sumenep, Pelabuhan Kalianget, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta Posko DVI RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa sejak peristiwa terjadi, Polda Jatim bersama jajaran Polres wilayah Madura dan berbagai instansi terkait telah bergerak cepat menangani penanganan korban maupun proses identifikasi.

“Hingga hari ini, lima kantong jenazah telah diterima dan seluruhnya berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur,” kata Jules,, Senin (3/8).

Kabid Dokkes Polda Jatim sekaligus Komandan Operasi DVI, Kombes Pol. Dr. dr. Wahono Edhi, menjelaskan proses identifikasi dilakukan sesuai standar ilmiah DVI dengan melibatkan beberapa unsur.

Antara lain BPBD, Ditreskrimum, Ditpolairud, RS Bhayangkara Surabaya dan Pamekasan, jajaran Polres Madura, Polres KP3 Tanjung Perak, serta Program Pendidikan Dokter Spesialis Forensik FK UNAIR.

Data primer berupa sidik jari serta data sekunder berupa pemeriksaan gigi, rekam medis, pengenalan visual, dan barang kepemilikan menjadi acuan verifikasi.

“Alhamdulillah, seluruh lima jenazah berhasil terverifikasi sehingga dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Wahono.

Berikut daftar lima korban yang telah teridentifikasi:

1. Sri Indratmo Wijaya, laki-laki, 47 tahun, warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah
2. Siti Fatimah, perempuan, 57 tahun, warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan
3. Sari Sukoco, laki-laki, 39 tahun, warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur
4. Rino Eka Putra, laki-laki, 48 tahun, warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat
5. Yedi Hendrawan, laki-laki, 63 tahun, warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah

Meski lima jenazah telah teridentifikasi, Wahono menegaskan Operasi DVI masih terus berlangsung mengikuti perkembangan pencarian korban di lapangan.

Polda Jatim mengimbau keluarga yang masih kehilangan anggota penumpang kapal untuk segera melapor dan menyerahkan data antemortem ke Posko DVI guna mempercepat proses pencocokan.

Informasi juga dapat diakses melalui Pusat Informasi Operasi DVI di nomor 0851-9044-7911.

“Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Proses identifikasi akan terus dilakukan secara profesional, ilmiah, transparan, dan humanis hingga seluruh rangkaian Operasi DVI dinyatakan selesai,” pungkasnya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Giliyang, Sumenep, Madura.

Proses identifikasi dilakukan secara terpadu melalui empat posko darurat yang dibuka di RSUD Sumenep, Pelabuhan Kalianget, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta Posko DVI RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa sejak peristiwa terjadi, Polda Jatim bersama jajaran Polres wilayah Madura dan berbagai instansi terkait telah bergerak cepat menangani penanganan korban maupun proses identifikasi.

“Hingga hari ini, lima kantong jenazah telah diterima dan seluruhnya berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur,” kata Jules,, Senin (3/8).

Kabid Dokkes Polda Jatim sekaligus Komandan Operasi DVI, Kombes Pol. Dr. dr. Wahono Edhi, menjelaskan proses identifikasi dilakukan sesuai standar ilmiah DVI dengan melibatkan beberapa unsur.

Antara lain BPBD, Ditreskrimum, Ditpolairud, RS Bhayangkara Surabaya dan Pamekasan, jajaran Polres Madura, Polres KP3 Tanjung Perak, serta Program Pendidikan Dokter Spesialis Forensik FK UNAIR.

Data primer berupa sidik jari serta data sekunder berupa pemeriksaan gigi, rekam medis, pengenalan visual, dan barang kepemilikan menjadi acuan verifikasi.

“Alhamdulillah, seluruh lima jenazah berhasil terverifikasi sehingga dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Wahono.

Berikut daftar lima korban yang telah teridentifikasi:

1. Sri Indratmo Wijaya, laki-laki, 47 tahun, warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah
2. Siti Fatimah, perempuan, 57 tahun, warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan
3. Sari Sukoco, laki-laki, 39 tahun, warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur
4. Rino Eka Putra, laki-laki, 48 tahun, warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat
5. Yedi Hendrawan, laki-laki, 63 tahun, warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah

Meski lima jenazah telah teridentifikasi, Wahono menegaskan Operasi DVI masih terus berlangsung mengikuti perkembangan pencarian korban di lapangan.

Polda Jatim mengimbau keluarga yang masih kehilangan anggota penumpang kapal untuk segera melapor dan menyerahkan data antemortem ke Posko DVI guna mempercepat proses pencocokan.

Informasi juga dapat diakses melalui Pusat Informasi Operasi DVI di nomor 0851-9044-7911.

“Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Proses identifikasi akan terus dilakukan secara profesional, ilmiah, transparan, dan humanis hingga seluruh rangkaian Operasi DVI dinyatakan selesai,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait