KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Laut Sumenep, 231 Selamat, 5 Meninggal, Korban Dievakuasi ke Surabaya, Lombok dan Sumenep

METROTODAY, SURABAYA – Proses penyelamatan penumpang dan awak kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Laut Jawa, terus berlangsung. Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar itu terbakar, sehingga sebagian penumpang menyelamatkan diri dengan meloncat ke laut, sementara sisanya bertahan di atas kapal sambil menunggu pertolongan.

Hingga Senin (3/8) dini hari, belum ada kapal pembawa korban yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Berdasarkan data yang dihimpun tercatat total 236 orang yang menjadi korban. Sebanyak 231 orang dinyatakan selamat, dan 5 orang meninggal dunia. Para korban selamat telah dievakuasi menggunakan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Korban KM Mutiara Sentosa 2 saat dievakuasi di perairan Sumenep, Minggu (2/8). (Foto: istimewa)

Rincian penyebaran korban yang telah dievakuasi adalah sebagai berikut:

1. KM Meratus Pematang Siantar: 111 selamat, 2 meninggal saat ini sedang menuju Surabaya;
2. TB Hasnur 26: 65 selamat, 1 meninggal, menunggu penjemputan;
3. Transco Arafura: 17 selamat dipindahkan ke KM Ferindo 1 menuju Pelabuhan Lembar, Lombok;
4. KM Meratus Project 3: 13 selamat, 1 meninggal, menunggu penjemputan
5. Prakarsa Mas: 6 selamat dipindahkan ke KM Selaras Mas;
6. SC Aila XVII: 9 selamat, dipindahkan ke KN SAR Permadi menuju Sumenep;
7. Alcon Daniel: 1 meninggal, menunggu penjemputan;
8. Selaras Mas: 13 selamat sedang menuju Surabaya;
9. British Mentor: 2 selamat;
10. Nelayan Ambunten: 1 selamat.

Sementara itu, Pelindo Regional 3 telah menyiapkan posko pengaduan terpadu di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, sejak Minggu (2/8). Posko ini melayani penanganan, pemeriksaan kesehatan, hingga identifikasi korban.

Sub Regional Head (SRH) Jawa Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan penyambutan korban menjadi prioritas utama.

“Kami menyediakan posko bersama, pemeriksaan kesehatan, hingga fasilitas istirahat bagi seluruh penumpang,” tutur Purwanto.

Ia menambahkan, empat kapal pembawa korban dijadwalkan sandar secara bertahap mulai pukul 23.00 hingga 01.00 WIB. Pelindo menjamin ketersediaan slot dermaga agar proses penurunan korban dan penanganan medis berjalan lancar tanpa hambatan. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Proses penyelamatan penumpang dan awak kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Laut Jawa, terus berlangsung. Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar itu terbakar, sehingga sebagian penumpang menyelamatkan diri dengan meloncat ke laut, sementara sisanya bertahan di atas kapal sambil menunggu pertolongan.

Hingga Senin (3/8) dini hari, belum ada kapal pembawa korban yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Berdasarkan data yang dihimpun tercatat total 236 orang yang menjadi korban. Sebanyak 231 orang dinyatakan selamat, dan 5 orang meninggal dunia. Para korban selamat telah dievakuasi menggunakan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Korban KM Mutiara Sentosa 2 saat dievakuasi di perairan Sumenep, Minggu (2/8). (Foto: istimewa)

Rincian penyebaran korban yang telah dievakuasi adalah sebagai berikut:

1. KM Meratus Pematang Siantar: 111 selamat, 2 meninggal saat ini sedang menuju Surabaya;
2. TB Hasnur 26: 65 selamat, 1 meninggal, menunggu penjemputan;
3. Transco Arafura: 17 selamat dipindahkan ke KM Ferindo 1 menuju Pelabuhan Lembar, Lombok;
4. KM Meratus Project 3: 13 selamat, 1 meninggal, menunggu penjemputan
5. Prakarsa Mas: 6 selamat dipindahkan ke KM Selaras Mas;
6. SC Aila XVII: 9 selamat, dipindahkan ke KN SAR Permadi menuju Sumenep;
7. Alcon Daniel: 1 meninggal, menunggu penjemputan;
8. Selaras Mas: 13 selamat sedang menuju Surabaya;
9. British Mentor: 2 selamat;
10. Nelayan Ambunten: 1 selamat.

Sementara itu, Pelindo Regional 3 telah menyiapkan posko pengaduan terpadu di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, sejak Minggu (2/8). Posko ini melayani penanganan, pemeriksaan kesehatan, hingga identifikasi korban.

Sub Regional Head (SRH) Jawa Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan penyambutan korban menjadi prioritas utama.

“Kami menyediakan posko bersama, pemeriksaan kesehatan, hingga fasilitas istirahat bagi seluruh penumpang,” tutur Purwanto.

Ia menambahkan, empat kapal pembawa korban dijadwalkan sandar secara bertahap mulai pukul 23.00 hingga 01.00 WIB. Pelindo menjamin ketersediaan slot dermaga agar proses penurunan korban dan penanganan medis berjalan lancar tanpa hambatan. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait