Cuaca Surabaya Panas, Petugas Damkar Diturunkan Basahi Jalanan Kota

METROTODAY, SURABAYA – Cuaca di Kota Surabaya akhir-akhir ini mengalami perubahan iklim yang memicu peningkatan suhu udara menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surabaya. Seperti pada Jumat (14/8) siang data dari BMKG suhu udara di Surabaya mencapai 37-40 derajat celsius. Suhu ini terasa sangat panas, sedangkan untuk kelembaban udara berkisar 45-55 persen.

Untuk menekan dampak panas berlebih dan penguapan permukaan jalan yang berdampak pada pengendara jalan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota mengerahkan petugasnya untuk melakukan pembasahan jalan.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan pembasahan jalan-jalan protokol dengan air dilakukan secara rutin selama musim panas dengan tujuan menurunkan suhu permukaan aspal serta mengurangi tingkat penguapan saat cuaca terik.

Petugas DPKP Kota Surabaya saat melakukan pembasahan jalan Basuki Rahmat. (Foto: istimewa)

“Setiap hari kami lakukan pembasahan menggunakan mobil pemadam kapasitas 3.000 liter di empat titik jalan protokol Surabaya,” kata Rokhim.

Sementara itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan berbagai upaya terpadu ini terus digulirkan untuk menjaga suhu kota tetap kondusif. Langkah yang mencakup pembasahan jalan, penghijauan, regulasi bangunan, hingga pembangunan embung diharapkan dapat menjaga udara tetap sejuk serta mengurangi dampak negatif perubahan iklim bagi warga Surabaya.

“Selain itu, juga memperluas penanaman pohon, menetapkan persyaratan bangunan ramah lingkungan, serta membangun embung di sejumlah titik kota untuk mengatasi pemanasan global,” tuturnya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Cuaca di Kota Surabaya akhir-akhir ini mengalami perubahan iklim yang memicu peningkatan suhu udara menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surabaya. Seperti pada Jumat (14/8) siang data dari BMKG suhu udara di Surabaya mencapai 37-40 derajat celsius. Suhu ini terasa sangat panas, sedangkan untuk kelembaban udara berkisar 45-55 persen.

Untuk menekan dampak panas berlebih dan penguapan permukaan jalan yang berdampak pada pengendara jalan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota mengerahkan petugasnya untuk melakukan pembasahan jalan.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan pembasahan jalan-jalan protokol dengan air dilakukan secara rutin selama musim panas dengan tujuan menurunkan suhu permukaan aspal serta mengurangi tingkat penguapan saat cuaca terik.

Petugas DPKP Kota Surabaya saat melakukan pembasahan jalan Basuki Rahmat. (Foto: istimewa)

“Setiap hari kami lakukan pembasahan menggunakan mobil pemadam kapasitas 3.000 liter di empat titik jalan protokol Surabaya,” kata Rokhim.

Sementara itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan berbagai upaya terpadu ini terus digulirkan untuk menjaga suhu kota tetap kondusif. Langkah yang mencakup pembasahan jalan, penghijauan, regulasi bangunan, hingga pembangunan embung diharapkan dapat menjaga udara tetap sejuk serta mengurangi dampak negatif perubahan iklim bagi warga Surabaya.

“Selain itu, juga memperluas penanaman pohon, menetapkan persyaratan bangunan ramah lingkungan, serta membangun embung di sejumlah titik kota untuk mengatasi pemanasan global,” tuturnya. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait