Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Zakat (FOZ), serta seluruh LAZ yang telah bekerja secara profesional, amanah, dan transparan dalam menyalurkan dana sosial.
Sebagai langkah penguatan tata kelola, Kanwil Kemenag Jatim segera meluncurkan program ZAWA BE SMART, yang merupakan akronim dari Berdampak, Solutif, Amanah, Audited, Relationship, dan Trust. Program ini diharapkan dapat mempererat sinergi antarinstansi guna meningkatkan kualitas pemberdayaan zakat dan wakaf di wilayah Jawa Timur.
“Semoga Lebaran Yatim tahun ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Teruslah belajar, berusaha, dan jadilah anak-anak yang sukses di masa depan,” tuturnya.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Jatim, perwakilan lembaga zakat dan wakaf, serta diikuti secara daring oleh pejabat dan pengurus terkait dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas diselenggarakan secara nasional sebagai wujud nyata semangat berbagi dan penguatan nilai kemanusiaan di bulan Muharram. (ahm)
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Zakat (FOZ), serta seluruh LAZ yang telah bekerja secara profesional, amanah, dan transparan dalam menyalurkan dana sosial.
Sebagai langkah penguatan tata kelola, Kanwil Kemenag Jatim segera meluncurkan program ZAWA BE SMART, yang merupakan akronim dari Berdampak, Solutif, Amanah, Audited, Relationship, dan Trust. Program ini diharapkan dapat mempererat sinergi antarinstansi guna meningkatkan kualitas pemberdayaan zakat dan wakaf di wilayah Jawa Timur.
“Semoga Lebaran Yatim tahun ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Teruslah belajar, berusaha, dan jadilah anak-anak yang sukses di masa depan,” tuturnya.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Jatim, perwakilan lembaga zakat dan wakaf, serta diikuti secara daring oleh pejabat dan pengurus terkait dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas diselenggarakan secara nasional sebagai wujud nyata semangat berbagi dan penguatan nilai kemanusiaan di bulan Muharram. (ahm)