Kemenag Jatim Luncurkan Program ZAWA BE SMART untuk Perkuat Tata Kelola Zakat

METROTODAY, SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 dengan mengusung tema Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri di Aula Kanwil Kemenag Jatim. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Peaceful Muharram 1448 Hijriah yang digelar secara nasional.

Sebanyak 115 anak yatim dan penyandang disabilitas hadir langsung menerima bantuan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, serta santunan tunai. Secara keseluruhan, hingga siang hari penyelenggaraan, Kemenag Jatim telah menyalurkan 35.835 paket santunan yang terkumpul dari 38 kabupaten dan kota, serta didukung oleh BAZNAS dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa memuliakan anak yatim merupakan amanah yang diajarkan dalam ajaran agama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bertanggung jawab menjaga hak-hak mereka.

WhatsApp Image 2026-06-28 at 11.06.44
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, bersama anak yatim dan penyandang disabilitas dalam Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026. (Foto: istimewa)

“Jangan membentak anak yatim apalagi menelantarkan mereka. Cukupi kebutuhannya, jaga hartanya, jangan sampai memakan harta anak yatim. Didik dan sayangilah mereka, karena setiap kebaikan yang kita lakukan sejatinya akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujarnya, Minggu (28/6).

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan momentum untuk membuka ruang bagi anak yatim dan penyandang disabilitas agar dapat mengekspresikan potensi serta bakat yang dimiliki.

“Menjadi yatim bukan kehendak mereka, begitu pula menjadi penyandang disabilitas. Masa depan yang baik adalah milik semua orang. Allah menjaga mereka melalui tangan-tangan baik kita, para pengurus panti, lembaga sosial, orang tua, serta seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kakanwil juga memberikan motivasi kepada para penerima manfaat agar tetap semangat melangkah meraih cita-cita.

“Jangan pernah putus asa. Banyak orang baik di sekitar kalian dan Allah SWT akan selalu membersamai setiap langkah kalian menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

METROTODAY, SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 dengan mengusung tema Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri di Aula Kanwil Kemenag Jatim. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Peaceful Muharram 1448 Hijriah yang digelar secara nasional.

Sebanyak 115 anak yatim dan penyandang disabilitas hadir langsung menerima bantuan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, serta santunan tunai. Secara keseluruhan, hingga siang hari penyelenggaraan, Kemenag Jatim telah menyalurkan 35.835 paket santunan yang terkumpul dari 38 kabupaten dan kota, serta didukung oleh BAZNAS dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa memuliakan anak yatim merupakan amanah yang diajarkan dalam ajaran agama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bertanggung jawab menjaga hak-hak mereka.

WhatsApp Image 2026-06-28 at 11.06.44
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, bersama anak yatim dan penyandang disabilitas dalam Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026. (Foto: istimewa)

“Jangan membentak anak yatim apalagi menelantarkan mereka. Cukupi kebutuhannya, jaga hartanya, jangan sampai memakan harta anak yatim. Didik dan sayangilah mereka, karena setiap kebaikan yang kita lakukan sejatinya akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujarnya, Minggu (28/6).

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan momentum untuk membuka ruang bagi anak yatim dan penyandang disabilitas agar dapat mengekspresikan potensi serta bakat yang dimiliki.

“Menjadi yatim bukan kehendak mereka, begitu pula menjadi penyandang disabilitas. Masa depan yang baik adalah milik semua orang. Allah menjaga mereka melalui tangan-tangan baik kita, para pengurus panti, lembaga sosial, orang tua, serta seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kakanwil juga memberikan motivasi kepada para penerima manfaat agar tetap semangat melangkah meraih cita-cita.

“Jangan pernah putus asa. Banyak orang baik di sekitar kalian dan Allah SWT akan selalu membersamai setiap langkah kalian menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait