Nenek Asal Surabaya Meninggal di Gunung Piramid Bondowoso, Suka Mendaki dan Taklukkan Rinjani hingga Agung

Proses pengangkutan jenazah dilakukan Rabu (5/8) pagi berjalan sangat lambat dan berat. Medan terjal serta keterbatasan alat penjangkar yang cukup panjang menjadi rintangan berat bagi tim penyelamat yang terus berupaya bekerja sama dengan Basarnas demi membawa korban keluar dengan selamat.

Terungkap kemudian, jalur yang dipilih itu ternyata merupakan jalur terlarang dengan kemiringan sangat tajam hal yang belum diketahui oleh Maliya meski sudah terbiasa menaklukkan puncak-puncak gunung yang sudah kondang.

Rencananya jenazah Maliya akan disemayamkan sementara di kediaman Surabaya sebelum dibawa ke kampung halaman terakhirnya di Babat, Lamongan. Saat ini jenazah Maliya sudah dibawa menuju ke Surabaya setelah dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. (ahm)

Proses pengangkutan jenazah dilakukan Rabu (5/8) pagi berjalan sangat lambat dan berat. Medan terjal serta keterbatasan alat penjangkar yang cukup panjang menjadi rintangan berat bagi tim penyelamat yang terus berupaya bekerja sama dengan Basarnas demi membawa korban keluar dengan selamat.

Terungkap kemudian, jalur yang dipilih itu ternyata merupakan jalur terlarang dengan kemiringan sangat tajam hal yang belum diketahui oleh Maliya meski sudah terbiasa menaklukkan puncak-puncak gunung yang sudah kondang.

Rencananya jenazah Maliya akan disemayamkan sementara di kediaman Surabaya sebelum dibawa ke kampung halaman terakhirnya di Babat, Lamongan. Saat ini jenazah Maliya sudah dibawa menuju ke Surabaya setelah dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait