METROTODAY, SURABAYA – Seorang nenek penjual rujak cingur menjadi korban perampasan kalung emas di halaman rumahnya di Jalan Rungkut Kidul II, Surabaya. Kejadian terjadi pada Senin (2/11) di halaman rumahnya.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah dan bibir, lalu harus dirawat di RSPAD dr. Ramelan Surabaya setelah kehilangan kalung emas seberat 30 gram.
Kejadian bermula saat nenek berusia 68 tahun itu berada di halaman rumahnya. Tak lama datang seorang pria tak dikenal bertubuh tegap mengendarai sepeda motor matik.
Pelaku berpura‑pura menanyakan kamar kos, karena korban memang pemilik rumah kos.
Tanpa curiga, korban menunjukkan kamar‑kamar kos yang masih tersedia. Ketika keadaan sepi, pelaku tiba‑tiba melakukan penganiayaan sekaligus merampas dua kalung emas milik korban.
Setelah berhasil mengambil kalung emas, pelaku segera melarikan diri. Korban berteriak meminta tolong. Namun karena lingkungan saat itu sepi, pelaku berhasil kabur.
Warga kemudian menemukan korban dalam keadaan terluka di wajah dan segera mengevakuasinya ke Puskesmas Rungkut. Kasus pencurian dengan kekerasan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Rungkut.
Kapolsek Rungkut Kompol Agus Santoso membenarkan laporan perampasan terhadap lansia di Jalan Rungkut Kidul II.
“Betul memang ada laporan tentang perampasan kalung kepada ibu‑ibu. Korban masih dirawat di rumah sakit,” ungkapnya, Rabu (4/11).
Kompol Agus menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim Reskrim Polsek Rungkut mendatangi TKP serta meminta keterangan dari para saksi.
Penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku masih berjalan. “Kami sudah mendatangi lokasi dan masih lidik,” pungkasnya. (ahm)


