Jadi Nasabah BRI sejak 2017, Produsen Kerupuk Herman Susilo Manfaatkan KUR untuk Kembangkan Usaha

METROTODAY, SURABAYA — Mengembangkan usaha selama satu dekade bukan perkara mudah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Konsistensi menjaga produksi, memenuhi kebutuhan modal, hingga mengelola transaksi menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Bagi Herman Susilo, produsen kerupuk di Surabaya, akses pembiayaan dan layanan perbankan menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan usahanya. Dalam hal ini, ia bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Herman telah menjalankan usaha produksi kerupuk selama kurang lebih 10 tahun. Sejak menjadi nasabah BRI pada 2017, ia memanfaatkan sejumlah layanan perbankan untuk mendukung aktivitas bisnisnya. Mulai dari aplikasi BRImo untuk transaksi keuangan hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu sumber permodalan usaha.

Dalam perjalanan mengembangkan bisnisnya, Herman memanfaatkan fasilitas KUR BRI, baik pada segmen mikro maupun ritel, sesuai dengan tahapan dan kebutuhan usahanya. Akses pembiayaan tersebut menjadi salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan modal dan mendukung keberlangsungan kegiatan produktif.

“Bagi UMKM seperti kami, ketersediaan modal merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional sekaligus membuka peluang pengembangan usaha. Di sisi lain, kemudahan bertransaksi juga dibutuhkan agar pengelolaan keuangan bisnis dapat berjalan lebih praktis dan efisien. Dan BRImo sangat transaksi keuangan kami,” ungkap Herman.

Herman Susilo mengembangkan usaha kerupuk dengan akses pembiayaan dan layanan perbankan dari BRI. (Dok. BRI) 

Pemanfaatan BRImo membantu Herman mengakses layanan transaksi perbankan secara digital. Dengan layanan tersebut, kebutuhan transaksi dapat dilakukan lebih mudah tanpa harus selalu datang ke kantor bank. Digitalisasi layanan perbankan pun menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha untuk mendukung pengelolaan keuangan sehari-hari.

Kisah Herman mencerminkan bagaimana pelaku UMKM dapat memanfaatkan kombinasi akses pembiayaan dan layanan digital untuk menunjang perjalanan bisnis. Meski demikian, pengembangan usaha tetap membutuhkan konsistensi dalam menjaga kualitas produk, mengelola keuangan, serta membaca peluang pasar.

Melalui BRI Kantor Cabang Surabaya Kaliasin, BRI terus mendorong pemanfaatan layanan perbankan dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan finansial sekaligus memperkuat kapasitas bisnis agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Bagi UMKM seperti usaha produksi kerupuk milik Herman, akses terhadap layanan keuangan formal menjadi salah satu modal pendukung untuk menjaga keberlangsungan usaha dan mempersiapkan langkah pengembangan berikutnya. Sinergi antara ketekunan pelaku usaha dan pemanfaatan layanan perbankan diharapkan dapat memperkuat peran UMKM dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. (dite)

METROTODAY, SURABAYA — Mengembangkan usaha selama satu dekade bukan perkara mudah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Konsistensi menjaga produksi, memenuhi kebutuhan modal, hingga mengelola transaksi menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Bagi Herman Susilo, produsen kerupuk di Surabaya, akses pembiayaan dan layanan perbankan menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan usahanya. Dalam hal ini, ia bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Herman telah menjalankan usaha produksi kerupuk selama kurang lebih 10 tahun. Sejak menjadi nasabah BRI pada 2017, ia memanfaatkan sejumlah layanan perbankan untuk mendukung aktivitas bisnisnya. Mulai dari aplikasi BRImo untuk transaksi keuangan hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu sumber permodalan usaha.

Dalam perjalanan mengembangkan bisnisnya, Herman memanfaatkan fasilitas KUR BRI, baik pada segmen mikro maupun ritel, sesuai dengan tahapan dan kebutuhan usahanya. Akses pembiayaan tersebut menjadi salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan modal dan mendukung keberlangsungan kegiatan produktif.

“Bagi UMKM seperti kami, ketersediaan modal merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional sekaligus membuka peluang pengembangan usaha. Di sisi lain, kemudahan bertransaksi juga dibutuhkan agar pengelolaan keuangan bisnis dapat berjalan lebih praktis dan efisien. Dan BRImo sangat transaksi keuangan kami,” ungkap Herman.

Herman Susilo mengembangkan usaha kerupuk dengan akses pembiayaan dan layanan perbankan dari BRI. (Dok. BRI) 

Pemanfaatan BRImo membantu Herman mengakses layanan transaksi perbankan secara digital. Dengan layanan tersebut, kebutuhan transaksi dapat dilakukan lebih mudah tanpa harus selalu datang ke kantor bank. Digitalisasi layanan perbankan pun menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha untuk mendukung pengelolaan keuangan sehari-hari.

Kisah Herman mencerminkan bagaimana pelaku UMKM dapat memanfaatkan kombinasi akses pembiayaan dan layanan digital untuk menunjang perjalanan bisnis. Meski demikian, pengembangan usaha tetap membutuhkan konsistensi dalam menjaga kualitas produk, mengelola keuangan, serta membaca peluang pasar.

Melalui BRI Kantor Cabang Surabaya Kaliasin, BRI terus mendorong pemanfaatan layanan perbankan dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan finansial sekaligus memperkuat kapasitas bisnis agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Bagi UMKM seperti usaha produksi kerupuk milik Herman, akses terhadap layanan keuangan formal menjadi salah satu modal pendukung untuk menjaga keberlangsungan usaha dan mempersiapkan langkah pengembangan berikutnya. Sinergi antara ketekunan pelaku usaha dan pemanfaatan layanan perbankan diharapkan dapat memperkuat peran UMKM dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. (dite)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait