METROTODAY, SURABAYA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman hadir langsung dalam prosesi pengukuhan wisuda Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang mewisuda sebanyak 1.514 lulusan di Graha Unesa, Lidah Wetan, Surabaya, Rabu (12/8).
Amran menandatangani nota kesepahaman bersama Fakultas Ketahanan Pangan Unesa untuk pengembangan bibit kedelai unggul, sekaligus menyerahkan bantuan alat pertanian langsung kepada salah satu wisudawan.
Amran menjelaskan Unesa dipilih sebagai mitra fokus pengembangan kedelai, sebagaimana perguruan tinggi lain juga ditugaskan sesuai keunggulan masing-masing seperti IPB untuk padi dengan anggaran 250 miliar, ITS untuk bibit jagung 10 miliar, serta UGM.
“Kita langsung tanda tangan tadi MoU. Kedelai punya lahan Unesa 56 hektar. Kami berikan bibit gratis, ada traktor roda empat, itu gratis. Dosen-dosen nanti meneliti, kalau produksinya insyaAllah bisa 4 ton, 5 ton, minimal 3,5 ton per hektar. Semua bibit untuk 56 hektar kami beli, off taker nya Kementerian. Hasilnya diberikan gratis kepada masyarakat Jawa Timur,” ujar Amran.
Ia menyebutkan pembagian tersebut berdasarkan dari keunggulan perguruan tingginya.
“Daripada beli produk dari luar negeri, kita harus bangga dengan produk perguruan tinggi. Kalau triple helix pemerintah, industri, akademisi berjalan baik, negara ini sangat kuat,” tegasnya.
Kementerian juga membuka peluang pelibatan mahasiswa melalui program magang empat bulan yang dapat dikonversi ke SKS, serta membentuk Brigade Pangan untuk mentransformasi pertanian tradisional ke pertanian modern.


