METROTODAY, SURABAYA – Fardhan Aruna Syafzani Wibowo, 13 tahun, jemaah haji termuda dari Bali, tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya Jumat (19/6) malam. Dengan potongan rambut pelontos dan mengenakan peci putih, ia turun dari bus didampingi ibundanya, Siska Aprilia, 41 tahun dengan senyum bahagia.
Sepanjang proses kedatangan di asrama haji, Fardhan menjadi perhatian banyak jemaah dan petugas, serta terlihat santun menyapa dan mencium tangan orang yang lebih tua darinya.
Fardhan mengaku senang bisa menyelesaikan rangkaian ibadah haji bersama dengan ibundanya. “Senang di sana lebih banyak ibadahnya,” tuturnya.
Fardhan mengaku sangat terharu saat pertama kali melihat ka’bah. Titipan doa teman satu sekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Malang yang dititipkan dalam satu buku sudah ia lakukan di depan ka’bah.
Selain itu Fardhan juga membawa oleh-oleh untuk teman-teman di sekolahnya. “Iya bawa oleh-oleh cokelat untuk teman-teman di sekolah,” ujarnya.
Selain itu Fardhan juga sering melaksanakan salat di masjid, terutama saat berada di Madinah. Bahkan lokasi hotel mereka sangat dekat dengan Masjid Nabawi, sehingga Fardhan bisa pergi sendiri dengan rasa aman.
“Di Madinah dia sering ke masjid sendiri. Saya sempat khawatir, tapi alhamdulillah hotelnya dekat, jadi langsung saja ke masjid. Setelah sampai, dia selalu kabari,” ungkap Siska.
Bagi Siska, perjalanan haji ini memberikan makna yang sangat mendalam. Ia merasakan momen kebersamaan yang berkualitas dengan putra pertamanya selama 40 hari di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, luar biasa rasanya. Ini momen quality time berdua saja, bisa saling mengingatkan. Selama ini perhatian saya terbagi dengan adik-adiknya, kali ini Allah berikan kesempatan untuk fokus sepenuhnya,” kenangnya.

