Sehari Jelang Penutupan Operasional Haji 2026, 95 Persen Jemaah Debarkasi Surabaya Sudah Pulang ke Tanah Air

METROTODAY, SURABAYA – Menjelang berakhirnya rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, proses kepulangan jemaah Debarkasi Surabaya telah mencapai tahap akhir.

Sebanyak 111 kloter dengan total 42.013 jemaah atau setara 95 persen dari jumlah keseluruhan telah tiba di tanah air. Sisa sebanyak 5 kloter yang saat ini masih berada di Madinah dan dijadwalkan mendarat seluruhnya pada Rabu (1/7) siang.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan bahwa kedatangan kloter terakhir, yakni kloter 116, akan menandai selesainya seluruh rangkaian operasional kepulangan tahun ini.

Kedatangan rombongan terakhir tersebut rencananya akan disambut langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Alhamdulillah tinggal lima kloter lagi yang akan tiba hari ini dan besok sebagai penutup rangkaian proses ibadah haji. Saat ini 95 persen jemaah Debarkasi Surabaya sudah tiba di tanah air,” ujar Anam, Selasa (30/6).

Meskipun proses kepulangan berjalan lancar secara umum, Anam menyampaikan masih terdapat 17 orang jemaah yang belum dapat dipulangkan karena masih membutuhkan perawatan medis intensif.

Mereka saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi, antara lain RS King Faisal, RS Hera, RS Samir Abbas, RS Jeddah, Saudi German Hospital, Saudi National Hospital, Madinah Cardiac Center, KKHI Madinah, RS King Salman, RS King Fahd, RS Jiwar Hospital, dan RS King Abdullah.

“Kami terus memantau kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan dan berharap mereka segera pulih sehingga dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” tuturnya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 84 orang jemaah haji dari Debarkasi Surabaya meninggal dunia selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

“Kepada keluarga jemaah yang wafat, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta memastikan seluruh hak dan kelengkapan administrasi mereka dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Dari sisi operasional penerbangan, PPIH Debarkasi Surabaya mencatat bahwa sebanyak 87 kali penerbangan tiba tepat waktu, 13 penerbangan mendarat lebih cepat dari jadwal, dan hanya 11 penerbangan yang mengalami keterlambatan dengan durasi yang masih dalam batas wajar.

Sementara itu, catatan mutasi jemaah hingga kloter 111 mencatat sebanyak 309 orang mengalami perubahan status. Rinciannya meliputi 71 jemaah wafat di Arab Saudi, 40 jemaah masih menjalani perawatan, 1 pendamping melalui embarkasi lain, 10 jemaah menunda kepulangan, 9 jemaah pulang secara mandiri, 84 jemaah berpindah kloter, serta 94 kursi kosong dan 185 kursi operasional. Sebaliknya, tercatat 124 orang mutasi masuk yang semuanya telah bergabung dengan kloter tujuan masing-masing. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Menjelang berakhirnya rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, proses kepulangan jemaah Debarkasi Surabaya telah mencapai tahap akhir.

Sebanyak 111 kloter dengan total 42.013 jemaah atau setara 95 persen dari jumlah keseluruhan telah tiba di tanah air. Sisa sebanyak 5 kloter yang saat ini masih berada di Madinah dan dijadwalkan mendarat seluruhnya pada Rabu (1/7) siang.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan bahwa kedatangan kloter terakhir, yakni kloter 116, akan menandai selesainya seluruh rangkaian operasional kepulangan tahun ini.

Kedatangan rombongan terakhir tersebut rencananya akan disambut langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Alhamdulillah tinggal lima kloter lagi yang akan tiba hari ini dan besok sebagai penutup rangkaian proses ibadah haji. Saat ini 95 persen jemaah Debarkasi Surabaya sudah tiba di tanah air,” ujar Anam, Selasa (30/6).

Meskipun proses kepulangan berjalan lancar secara umum, Anam menyampaikan masih terdapat 17 orang jemaah yang belum dapat dipulangkan karena masih membutuhkan perawatan medis intensif.

Mereka saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi, antara lain RS King Faisal, RS Hera, RS Samir Abbas, RS Jeddah, Saudi German Hospital, Saudi National Hospital, Madinah Cardiac Center, KKHI Madinah, RS King Salman, RS King Fahd, RS Jiwar Hospital, dan RS King Abdullah.

“Kami terus memantau kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan dan berharap mereka segera pulih sehingga dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” tuturnya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 84 orang jemaah haji dari Debarkasi Surabaya meninggal dunia selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

“Kepada keluarga jemaah yang wafat, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta memastikan seluruh hak dan kelengkapan administrasi mereka dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Dari sisi operasional penerbangan, PPIH Debarkasi Surabaya mencatat bahwa sebanyak 87 kali penerbangan tiba tepat waktu, 13 penerbangan mendarat lebih cepat dari jadwal, dan hanya 11 penerbangan yang mengalami keterlambatan dengan durasi yang masih dalam batas wajar.

Sementara itu, catatan mutasi jemaah hingga kloter 111 mencatat sebanyak 309 orang mengalami perubahan status. Rinciannya meliputi 71 jemaah wafat di Arab Saudi, 40 jemaah masih menjalani perawatan, 1 pendamping melalui embarkasi lain, 10 jemaah menunda kepulangan, 9 jemaah pulang secara mandiri, 84 jemaah berpindah kloter, serta 94 kursi kosong dan 185 kursi operasional. Sebaliknya, tercatat 124 orang mutasi masuk yang semuanya telah bergabung dengan kloter tujuan masing-masing. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait