Kawasan Kuliner Karang Menjangan Ditata Bertahap: Tak Hapus PKL, Atasi Parkir Sembarangan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) Mia Santi Dewi menegaskan keberadaan para pedagang tetap dipertahankan dan didukung sepenuhnya.

Penataan hanya bertujuan menjaga kualitas kawasan agar tetap menjadi tempat kuliner andalan warga Surabaya. Jalur pejalan kaki juga tetap diperhatikan agar bisa dilewati dengan aman dan nyaman.

“Kami akan melakukan penataan kembali PKL yang ada di Jalan Karang Menjangan karena kawasan ini termasuk kuliner malam. Kami ingin warga Surabaya bisa menikmati kuliner di sepanjang Karang Menjangan dengan nyaman dan bersih,” kata Mia.

Para pedagang juga diminta ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan, mulai dari menyediakan tempat sampah sendiri hingga tidak membuang limbah di bawah meja dagangan.

“Mari kita jaga bersama kuliner warisan ini supaya bisa dinikmati bersama oleh warga dan semuanya terasa nyaman di Kota Surabaya,” ujarnya.

Pengawasan berkelanjutan juga dipastikan berjalan. Camat Gubeng, Annita Hapsari Oktorina Sesoria, menyatakan pihak kecamatan akan memantau setiap hari saat kawasan beroperasi, memastikan ketertiban dan kebersihan dijaga dari awal buka hingga selesai berdagang.

“Dari kecamatan nanti akan melakukan controlling setiap harinya saat mereka buka supaya tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. Before dan after-nya harus benar-benar bersih, sehingga jalan tetap lancar dan jualan juga tetap lancar,” pungkasnya. (ahm)

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) Mia Santi Dewi menegaskan keberadaan para pedagang tetap dipertahankan dan didukung sepenuhnya.

Penataan hanya bertujuan menjaga kualitas kawasan agar tetap menjadi tempat kuliner andalan warga Surabaya. Jalur pejalan kaki juga tetap diperhatikan agar bisa dilewati dengan aman dan nyaman.

“Kami akan melakukan penataan kembali PKL yang ada di Jalan Karang Menjangan karena kawasan ini termasuk kuliner malam. Kami ingin warga Surabaya bisa menikmati kuliner di sepanjang Karang Menjangan dengan nyaman dan bersih,” kata Mia.

Para pedagang juga diminta ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan, mulai dari menyediakan tempat sampah sendiri hingga tidak membuang limbah di bawah meja dagangan.

“Mari kita jaga bersama kuliner warisan ini supaya bisa dinikmati bersama oleh warga dan semuanya terasa nyaman di Kota Surabaya,” ujarnya.

Pengawasan berkelanjutan juga dipastikan berjalan. Camat Gubeng, Annita Hapsari Oktorina Sesoria, menyatakan pihak kecamatan akan memantau setiap hari saat kawasan beroperasi, memastikan ketertiban dan kebersihan dijaga dari awal buka hingga selesai berdagang.

“Dari kecamatan nanti akan melakukan controlling setiap harinya saat mereka buka supaya tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. Before dan after-nya harus benar-benar bersih, sehingga jalan tetap lancar dan jualan juga tetap lancar,” pungkasnya. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait