“Jadi, ini memang sudah lama menjadi mimpinya Surabaya untuk meningkatkan kapasitas jalan. Jadi, perjalanan antarkota akan lebih lancar dan logistik juga lebih lancar,” terangnya.
Kontrak pelaksanaan telah berjalan sejak April 2026 dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada Mei 2027.
Hidayat juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu selama proses pembangunan berlangsung, khususnya warga dan pengguna jalan di kawasan Lidah Wetan serta Lidah Kulon.
“Jadi kami memang memohon maaf atas ketidaknyamanan ketika pekerjaan ini berlangsung, terutama untuk pengguna Jalan Wiyung–Menganti di area Lidah Wetan dan Lidah Kulon. Karena ini untuk kebermanfaatan kita ke depannya,” pungkasnya. (ahm)
“Jadi, ini memang sudah lama menjadi mimpinya Surabaya untuk meningkatkan kapasitas jalan. Jadi, perjalanan antarkota akan lebih lancar dan logistik juga lebih lancar,” terangnya.
Kontrak pelaksanaan telah berjalan sejak April 2026 dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada Mei 2027.
Hidayat juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu selama proses pembangunan berlangsung, khususnya warga dan pengguna jalan di kawasan Lidah Wetan serta Lidah Kulon.
“Jadi kami memang memohon maaf atas ketidaknyamanan ketika pekerjaan ini berlangsung, terutama untuk pengguna Jalan Wiyung–Menganti di area Lidah Wetan dan Lidah Kulon. Karena ini untuk kebermanfaatan kita ke depannya,” pungkasnya. (ahm)