Dampak Erupsi Anak Krakatau, KAI Daop 8 Surabaya Kembali Tambah 2 KA Khusus ke Jakarta

METROTODAY, SURABAYA – Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang melakukan perjalanan menuju Jakarta akibat gangguan penerbangan pasca erupsi Gunung Anak Krakatau, PT KAI Daop 8 Surabaya kembali mengoperasikan dua perjalanan kereta api tambahan, Selasa (8/9).

Langkah ini sekaligus menambah kapasitas angkutan dari wilayah Surabaya maupun Malang.

Dua kereta tambahan yang dihadirkan adalah KA Tambahan SBI–GMR relasi Surabaya Pasarturi–Gambir dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir.

KA Tambahan SBI–GMR berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 11.00 WIB, terdiri dari 3 kereta eksekutif dan 6 kereta ekonomi Stainless Steel New Generation, dengan total daya tampung 582 tempat duduk.

Penumpang kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng saat hendak menaiki KA Jayakarta, Selasa (8/9) siang. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Sementara itu, KA Gajayana Tambahan berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB, membawa 7 kereta eksekutif dengan kapasitas 350 tempat duduk.

Selain perjalanan baru, KAI juga memperbesar muatan KA Anggrek yang berangkat pukul 21.15 WIB dari Surabaya Pasarturi.

Dari semula 8 kereta eksekutif, kini ditambah satu rangkaian sehingga total menjadi 9 kereta dengan kapasitas 450 tempat duduk.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan langkah ini adalah respons langsung terhadap kebutuhan masyarakat yang mencari alternatif transportasi.

“KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Tidak hanya dengan menghadirkan KA tambahan, kami juga meningkatkan kapasitas pada perjalanan KA reguler yang melayani tujuan Jakarta.

Dengan langkah ini, semakin banyak masyarakat yang dapat terakomodasi dan memiliki pilihan perjalanan kereta api,” ujar Mahendro.

METROTODAY, SURABAYA – Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang melakukan perjalanan menuju Jakarta akibat gangguan penerbangan pasca erupsi Gunung Anak Krakatau, PT KAI Daop 8 Surabaya kembali mengoperasikan dua perjalanan kereta api tambahan, Selasa (8/9).

Langkah ini sekaligus menambah kapasitas angkutan dari wilayah Surabaya maupun Malang.

Dua kereta tambahan yang dihadirkan adalah KA Tambahan SBI–GMR relasi Surabaya Pasarturi–Gambir dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir.

KA Tambahan SBI–GMR berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 11.00 WIB, terdiri dari 3 kereta eksekutif dan 6 kereta ekonomi Stainless Steel New Generation, dengan total daya tampung 582 tempat duduk.

Penumpang kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng saat hendak menaiki KA Jayakarta, Selasa (8/9) siang. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Sementara itu, KA Gajayana Tambahan berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB, membawa 7 kereta eksekutif dengan kapasitas 350 tempat duduk.

Selain perjalanan baru, KAI juga memperbesar muatan KA Anggrek yang berangkat pukul 21.15 WIB dari Surabaya Pasarturi.

Dari semula 8 kereta eksekutif, kini ditambah satu rangkaian sehingga total menjadi 9 kereta dengan kapasitas 450 tempat duduk.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan langkah ini adalah respons langsung terhadap kebutuhan masyarakat yang mencari alternatif transportasi.

“KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Tidak hanya dengan menghadirkan KA tambahan, kami juga meningkatkan kapasitas pada perjalanan KA reguler yang melayani tujuan Jakarta.

Dengan langkah ini, semakin banyak masyarakat yang dapat terakomodasi dan memiliki pilihan perjalanan kereta api,” ujar Mahendro.

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait