METROTODAY, SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus HUT ke-3 Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya, digelar acara SIER Mangrove Eco Run 3.0 di lokasi tersebut, Minggu (26/7).
Ajang kolaborasi antara PT SIER dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya ini diikuti sekitar 2.000 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sebagai upaya mengkampanyekan pelestarian ekosistem mangrove melalui olahraga dan edukasi.
Tahun ini, acara menghadirkan inovasi baru dengan kategori Trail Run 5K yang pertama kali digelar di Surabaya.
Berbeda dengan Fun Run 3K yang berada di jalur datar, kategori baru ini mengajak peserta menyusuri lintasan alami yang melintasi pematang tambak dan kawasan hutan bakau, memberikan pengalaman berlari yang berbeda dari acara lari pada umumnya.

Kepala BRIDA Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, menyebut kategori baru ini mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat. Lebih dari 500 peserta memilih berpartisipasi di kategori Trail Run.
“Alhamdulillah, sekitar 2.000 peserta hadir mengikuti kegiatan ini. Untuk kategori Trail Run yang baru pertama kali digelar, respons masyarakat sangat positif. Lebih dari 500 peserta langsung berpartisipasi di kategori tersebut. Ini menunjukkan masyarakat Surabaya antusias mencoba pengalaman berlari dengan konsep yang berbeda,” kata Agus.
Ia menjelaskan, lintasan Trail Run menawarkan sensasi berlari di jalur tanah yang membelah pematang tambak hingga kawasan hutan mangrove, sesuatu yang jarang ditemukan di acara lari perkotaan selama ini.
“Dari beberapa peserta yang saya ajak berbincang, banyak yang mengaku penasaran ingin mencoba lintasan Trail Run yang baru ini. Setelah mencobanya, respons mereka sangat positif karena selama ini event lari di Surabaya hampir semuanya menggunakan jalan raya,” ujarnya.

