Categories: Kabar Haji

55 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Wafat, PPIH Sebut karena Faktor Jantung dan Kelelahan

METROTODAY, SURABAYA – Enam hari proses kepulangan jemaah haji ke tanah air, sebanyak 52 jemaah haji Debarkasi Surabaya dilaporkan telah wafat di tanah suci. Faktor kelelahan menjadi penyebab utama jemaah, terutama pasca puncak ibadah haji.

Tak hanya itu, 3 jemaah haji juga wafat saat kepulangan ke tanah air dengan kondisi satu orang wafat di dalam pesawat saat 30 menit hendak landing di Bandara Internasional Juanda, satu jemaah wafat di dalam bus saat tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, dan satu lagi wafat di RS Haji Surabaya setelah dilakukan tindakan medis usai turun dari pesawat terbang yang sebelumnya dirujuk di RS terdekat di Sidoarjo. Ketiga jemaah haji yang wafat dikarenakan cardiogenic shock atau gangguan jantung.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam mengatakan, faktor kelelahan jemaah usai menjalani puncak ibadah haji menjadi penyebab utama terbanyak jemaah wafat. Bahkan, jemaah paling banyak wafat di Makkah.

Karena itu, Anam mengaku jumlah jemaah wafat karena kelelahan ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi PPIH untuk perbaikan di masa haji tahun depan.

“Yang paling banyak teridentifikasi adalah kelelahan, terutama setelah melaksanakan ibadah di Armuzna. Pemicu utamanya adalah gangguan fungsi jantung akibat kelelahan. Oleh karena itu, ini akan menjadi bahan evaluasi kami, bagaimana ke depannya penanganan terhadap kondisi fisik jemaah agar lebih maksimal, terutama dalam mengantisipasi dampak kelelahan,” tutur Anam, Sabtu (6/6).

Kepulangan jemaah haji dari tanah suci juga dilakukan pemeriksaan secara ketat. Setibanya di Asrama Haji Surabaya, proses skrining kesehatan akan diperketat.

Di gedung penerimaan seperti Gedung Muzdalifah dan Mina, seluruh jemaah akan menjalani pemeriksaan menggunakan thermal scanner serta pengamatan visual gejala klinis untuk mendeteksi potensi penyakit menular.

Jemaah yang menunjukkan gejala klinis akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Swab juga dilakukan sebagai upaya preventif jemaah agar tidak tertular penyakit menular dari Arab Saudi seperti Ebola, Hantavirus, hingga MERS-CoV.

Karena semua pelaku perjalanan luar negeri termasuk saat menjalankan ibadah haji berpotensi membawa penyakit menular. Karena itu jemaah harus waspada selama 21 hari ke depan. Jemaah yang mengalami gejala disarankan mengunjungi puskesmas terdekat dan menunjukkan barcode Satu Sehat Health Pass (SSHP).

Hingga Sabtu, sebanyak 20 kloter telah tiba di Asrama Haji Surabaya dengan jumlah jemaah dan petugas haji sebanyak 7.581 orang. Jemaah haji yang masih tertinggal karena harus mendapatkan perawatan di RS Jeddah, RS Bandara Taif dan RS King Faisal tercatat sebanyak tiga orang. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tangis Tango Membasahi Pipi, Duo Lionel Menepi, Argentina Kini Bersiap Berbenah Diri

Laga final lawan Spanyol diperkirakan menjadi panggung Piala Dunia terakhir bagi Lionel Messi dan sejumlah…

5 hours ago

Dari Korban PHK Alaves Hingga Bawa Spanyol Kuasai Jagat Raya, Takdir Gila Seorang Pak Tua Luis De la Fuente

Tak banyak yang menyangka Luis de la Fuente, pelatih  Timnas Spanyol akan menjadi sosok yang…

12 hours ago

Dikira ke Macan, Nyasar ke Maung, Peralta Resmi Jadi Senjata Baru Persib, Bursa Transfer Memanas

Bandung kembali "gaduh", tapi kali ini bukan soal euforia juara. Persib Bandung resmi mengumumkan Mariano…

13 hours ago

Les Bleus Resmi Pilih Zidane sebagai Pelatih, Kini Ayam Jantan Berkokok Lantang

Setelah 14 tahun berada di bawah komando Didier Deschamps, Timnas Prancis akhirnya memasuki babak baru.…

13 hours ago

Pemkot Tutup Parkir Kawasan Usaha di Surabaya, Wajib Punya Izin dan Tarif Jelas

Pemkot Surabaya memperketat pengawasan penyelenggaraan parkir di kawasan usaha, meliputi pusat perbelanjaan, restoran, hingga kafe.…

22 hours ago

Wabup Mimik Pastikan Sekolah Pesisir Jabon Tak Tertinggal, Rehabilitasi SD dan Program MBG Dipercepat

Pemerataan layanan pendidikan hingga wilayah terpencil kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo…

22 hours ago

This website uses cookies.