Pengemudi Suroboyo Bus saat ini akan dilakukan evaluasi dampak dari laka pada Selasa lalu. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pengemudi layanan transportasi umum Suroboyo Bus dan Wira-Wiri.
Langkah ini diambil sebagai tanggapan atas banyaknya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib di jalan raya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu pembinaan rutin dan penerapan sistem penilaian langsung dari penumpang.
“Kami ke depan evaluasi. Yang pertama kami akan adakan pembinaan,” ujar Trio.
Selain pembinaan, Dishub juga berencana memasang alat penilaian kepuasan di dalam setiap armada kendaraan. Alat ini memungkinkan penumpang memberikan tanggapan secara langsung usai menggunakan layanan.
“Yang kedua program kami akan kami realisasikan yaitu memasang alat feedback, puas atau tidak puas di dalam unit,” imbuhnya.
Trio menjelaskan, sistem ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Nantinya setiap penumpang yang turun dari kendaraan dapat memilih tombol penilaian yang tersedia.
“Jadi ketika penumpang turun itu ada pilihan, yaitu memencet tombol puas atau tidak puas. Karena ini memang merupakan perintah dari Bapak Wali Kota. Warga kota yang menaiki Wira-Wiri, feeder, atau Suroboyo Bus nanti akan ada pilihan kepuasannya,” jelasnya.
Page: 1 2
BGN mengapresiasi penanganan cepat Pemkab Sidoarjo terhadap kasus keracunan makanan program MBG yang menimpa santri…
Masa pemulihan santri Ponpes Manba’ul Hikam terus mendapat perhatian Pemkab Sidoarjo. Dapat pendampingan psikologis.
Dinamika politik Indonesia tak pernah lelah bersolek. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, genderang tantangan…
Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan implan lutut Total Knee Arthroplasty (TKA) yang dirancang khusus sesuai karakteristik…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menertibkan sebuah ruko milik KAI di…
Tertundanya keberangkatan 196 jemaah umrah asal Kabupaten Jombang yang dibawa oleh PT Annisa Ahmada Travelindo…
This website uses cookies.