Categories: Surabaya

Kemenhaj Jatim Mediasi Travel Jombang yang Hanya Sediakan 40 Tiket untuk 196 Jemaah Umrah

METROTODAY, SIDOARJO – Tertundanya keberangkatan 196 jemaah umrah asal Kabupaten Jombang yang dibawa oleh PT Annisa Ahmada Travelindo (AAT) akhirnya menemui titik terang.

Hasil mediasi yang digelar di Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur di Sidoarjo memastikan seluruh tiket pergi-pulang jemaah telah terbit.

Kasus ini bermula ketika 196 jemaah yang sedianya berangkat pada 30 Agustus 2026 hanya mendapat alokasi tiket untuk 40 orang akibat kendala dari pihak travel. Karena semula direncanakan berangkat bersama dalam satu rombongan, jemaah mengajukan keberatan dan melaporkan persoalan ini ke kepolisian.

Mediasi dihadiri oleh Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah, Akhmad Fauzin, Kasubdit Bina Umrah, Edayanti, serta jajaran Kanwil Kemenhaj Jatim.

“Yang utama adalah memastikan jemaah mendapat kepastian. Dengan seluruh tiket pergi dan pulang yang sudah terbit, jemaah dapat berangkat dan kembali sesuai tiket yang telah ditetapkan,” ujar Fauzin, Kamis (3/9).

Dalam kesepakatan tersebut, AAT berkomitmen memberangkatkan dan memulangkan seluruh jemaah sesuai jadwal, serta menjamin seluruh layanan selama di Arab Saudi hingga kembali ke Indonesia.

Apabila keberangkatan tetap tidak terlaksana, jemaah diberi pilihan untuk menjadwalkan ulang atau mendapatkan pengembalian dana (refund) sesuai ketentuan.

Kasubdit Bina Umrah, Edayanti, berharap kesepakatan ini memberikan rasa aman kepada jemaah. Seluruh pihak diminta menjalankan komitmen secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan pemerintah akan terus memperkuat perlindungan jemaah umrah.

“Kita ingin jemaah bisa berangkat dan beribadah dengan tenang. Ketika ada persoalan, pemerintah harus hadir memastikan jemaah mendapatkan pelayanan dan perlindungan,” ujar Irfan Yusuf.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya tergiur harga murah saat memilih penyelenggara perjalanan ibadah.

“Hati-hati memilih travel. Jangan hanya melihat murahnya. Pastikan travelnya resmi, berizin, dan jelas pelayanan serta kemampuan memberangkatkan jemaah,” tegasnya.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, yang langsung turun memantau kondisi jemaah, menyambut baik kesepakatan tersebut. Sebagian jemaah kini diakomodasi di hotel di Surabaya sambil menunggu jadwal baru 20 jemaah berangkat 31 Agustus, 75 jemaah 1 September, dan sisanya menyusul.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Implan Lutut Impor Tak Cocok dengan Anatomi Asia, Unair Kembangkan Solusi

Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan implan lutut Total Knee Arthroplasty (TKA) yang dirancang khusus sesuai karakteristik…

2 minutes ago

KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Ruko di Jalan Semarang yang Dikuasai Tanpa Perjanjian Sah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menertibkan sebuah ruko milik KAI di…

7 minutes ago

Anggaran Gen Z Naik tapi Penyerapan Turun, Komisi A DPRD Surabaya Soroti RKA di 31 Kecamatan

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Rio Pattisellano, mengungkapkan penyerapan anggaran program Gen Z…

3 hours ago

Cucu Ketiga Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Lahir, Begini Kondisinya

Kabar bahagia datang dari mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Risma kini resmi menjadi nenek…

5 hours ago

Bupati Subandi Minta Petakan Kebutuhan 31 Puskesmas, Fasilitas Pelayanan Dibenahi

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas menjadi perhatian Bupati Sidoarjo Subandi. Minta pemetaan kebutuhan…

6 hours ago

Delta Tirta Kejar 90 Ribu Sambungan Pelanggan, Kebocoran Air Jadi Fokus Direksi Baru

Jajaran direksi baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo resmi mulai bekerja. Dituntut meningkatkan kualitas layanan kepada…

7 hours ago

This website uses cookies.