Menteri Haji dan Umrah bersama jajaran Kemenhaj melakukan sujud syukur usai pelaksanaan operasional haji selesai dan di tutup di Surabaya. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti penutupan seluruh rangkaian operasional ibadah haji Indonesia tahun 2026, Rabu (1/7). Momen ini berlangsung di Asrama Haji Surabaya tepat setelah kedatangan kloter terakhir dari Debarkasi Makassar yang mendarat dengan selamat di tanah air.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, tak kuasa menahan haru hingga meneteskan air mata, kemudian bersama jajaran Kementerian Haji dan Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam langsung melaksanakan sujud syukur sebagai wujud rasa terima kasih kepada Allah SWT.
Tak hanya itu Irfan juga melepaskan rompi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang berwarna coklat dan diberikan langsung oleh Kepala Asrama Haji Surabaya, Fentin Istifa’iyah sekaligus ditandatangani sebagai pertanda penutupan operasional haji berada di Surabaya.
Gus Irfan sapaan akrabnya mengatakan bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini telah berjalan dengan lancar. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung keberhasilan pelaksanaannya.
“Kita akan menilai semuanya sebagai yang terbaik yang telah kita lakukan. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah membentuk Kementerian Haji ini, sehingga kami dapat bekerja lebih fokus dan maksimal dalam pelaksanaan ibadah haji. Kami juga berterima kasih kepada pimpinan DPR beserta tim pengawasnya serta Komisi VIII yang senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan kami,” paparnya.
Ia juga menyinggung peran penting berbagai lembaga dalam menjaga ketertiban dan keamanan perjalanan jemaah. “Kami telah membentuk tim satuan tugas bersama kepolisian dan imigrasi, khususnya untuk mencegah terjadinya keberangkatan haji yang tidak sesuai prosedur yang berlaku,” imbuhnya.
Gus Irfan juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras selama rangkaian ibadah haji berlangsung. Menurutnya, keberhasilan ini terasa lebih istimewa mengingat keterbatasan sumber daya manusia yang tersedia.
“Terima kasih kepada tim dari pusat maupun daerah. Perlu diketahui, jumlah SDM yang kami miliki baru mencapai sekitar 50 persen dari kebutuhan ideal. Namun, dengan keterbatasan tersebut, kita tetap dapat melaksanakan seluruh rangkaian haji dengan baik dan lancar,” jelasnya.
Ia kembali menyampaikan rasa syukur dan berharap segala kerja keras yang telah dilakukan menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT.
“Terima kasih juga kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah membantu kami. Semua pengabdian ini semoga menjadi bagian dari ibadah yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya. (ahm)
Swiss akhirnya mematahkan kutukan panjang mereka di fase gugur Piala Dunia. Bertanding menghadapi Aljazair pada…
Pesatnya perkembangan Kota Surabaya yang merupakan ibu kota Jawa Timur ternyata masih terdapat sejumlah warga…
Untuk mengatasi permasalahan genangan air yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota Surabaya merencanakan…
Timnas Spanyol melaju mulus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Austria dengan…
Kecintaan terhadap sepakbola membuat Oktafianus Fernando, mantan pemain Persebaya Surabaya musim 2025/2026 sekaligus kakak kandung…
Memasuki masa libur sekolah, jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 8…
This website uses cookies.