Categories: Akal Sehat

Hijrah dari Subsidi Energi ke Subsidi Mobilitas

OLEH: Machsus (*)

TAHUN Baru Islam, 1 Muharram 1448 H, mengingatkan kita pada makna besar hijrah. Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan keberanian mengubah cara pandang, meninggalkan pola lama, dan menjemput tatanan baru yang lebih baik.

Dalam kehidupan berbangsa, semangat hijrah itu relevan dibaca dalam kebijakan transportasi. Kemajuan bangsa tidak cukup diukur dari banyaknya kendaraan yang melaju di jalan raya, tetapi dari sejauh mana setiap warga dapat bergerak dengan mudah, aman, terjangkau, adil, dan bermartabat.

Di sinilah pentingnya meninjau ulang arah subsidi. Selama ini, subsidi energi telah menjadi bantalan sosial ketika harga energi bergejolak. Negara hadir agar beban masyarakat tidak melonjak terlalu tajam.

Namun, tantangan ke depan menuntut langkah yang lebih transformatif, yakni dari sekadar mensubsidi konsumsi energi menuju subsidi mobilitas rakyat.

Hijrah Cara Pandang Subsidi

Subsidi energi memang penting, terutama untuk melindungi kelompok rentan. Namun, persoalannya bukan hanya apakah subsidi diperlukan, melainkan apakah subsidi itu benar-benar sampai kepada yang paling membutuhkan.

Subsidi berbasis konsumsi energi sering kali berisiko kurang tepat sasaran. Mereka yang memiliki lebih banyak kendaraan dan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar berpotensi menikmati subsidi lebih besar.

Akibatnya, kebijakan yang semula dimaksudkan sebagai perlindungan sosial dapat bergeser menjadi fasilitas yang lebih banyak dinikmati oleh kelompok dengan daya konsumsi tinggi.

Lantaran itu, diperlukan hijrah cara pandang. Subsidi tidak boleh berhenti sebagai instrumen penahan harga. Subsidi harus menjadi instrumen pemerataan akses, perubahan perilaku, peningkatan produktivitas, dan perluasan kesempatan.

Page: 1 2 3 4

Jay Wijayanto

Recent Posts

Dua Kali Ditikam Selandia Baru, Iran Tegas Menolak Mati!

Pertandingan Iran melawan Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 menghadirkan salah satu…

2 hours ago

Saudi Back to Back Kejutkan Amerika Selatan di Laga Pembuka, Giliran Uruguay Dibikin Kecewa

Uruguay gagal memanfaatkan status unggulan saat menghadapi Arab Saudi pada laga perdana Grup H Piala…

5 hours ago

Eks Rekan Witan Sulaeman di Slovakia Jadi Pahlawan Tanjung Verde, Dianugerahi Player of The Match

Nama Vozinha mendadak menjadi perbincangan dunia setelah tampil luar biasa saat Tanjung Verde menahan imbang…

6 hours ago

Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde, Oyarzabal Ukir Rekor Sial di Piala Dunia 2026

Timnas) Spanyol gagal memulai langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan mulus setelah hanya mampu bermain…

7 hours ago

Cedera Akhiri Karir Wataru Endo di Timnas Jepang, Kapten Samurai Biru Pilih Pensiun

Kapten Samurai Blue, Wataru Endo, resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah terpaksa mundur…

8 hours ago

Keliling Kota Piala Dunia 2026 #2: Gillette Stadium Boston, Kudapan Lobster Roll dan Menjajal Freedom Trail

Bagi suporter yang berencana menghadiri Piala Dunia 2026, Boston menjadi salah satu kota yang layak…

12 hours ago

This website uses cookies.