Categories: Akal Sehat

Hijrah dari Subsidi Energi ke Subsidi Mobilitas

Negara tidak cukup hanya membantu rakyat memperoleh energi yang lebih murah. Negara juga harus memastikan rakyat dapat bergerak lebih mudah, lebih murah, lebih aman, dan lebih manusiawi.

Subsidi mobilitas berarti dukungan negara diarahkan untuk menjamin akses masyarakat menuju pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, pusat ekonomi, dan ruang sosial.

Yang disubsidi bukan semata bahan bakarnya, melainkan kesempatan warga untuk bergerak, berdaya, dan memperbaiki hidupnya.

Transportasi bukan hanya urusan kendaraan. Transportasi adalah urusan kehidupan sehari-hari. Ia menentukan waktu tempuh pekerja, ongkos pelajar, biaya logistik pelaku usaha kecil, dan luasnya kesempatan ekonomi yang dapat dijangkau masyarakat.

Jadi, hijrah dari subsidi energi ke subsidi mobilitas bukan berarti mengabaikan perlindungan sosial. Justru sebaliknya, ia memperluas makna perlindungan sosial, dari sekadar menjaga harga energi, menuju pemenuhan hak dasar rakyat untuk bergerak, bekerja, belajar, dan meraih masa depan.

Mobilitas, Produktivitas, dan Keadilan

Transportasi publik yang kuat adalah wajah nyata keadilan sosial. Ketika angkutan umum tersedia secara aman, nyaman, terjangkau, dan andal, masyarakat memiliki pilihan mobilitas yang rasional. Mereka tidak dipaksa memiliki kendaraan pribadi hanya untuk bekerja, belajar, berdagang, atau mengakses layanan dasar.

Sebaliknya, ketika transportasi publik lemah, masyarakat menanggung beban ganda. Mereka membayar ongkos mobilitas yang lebih mahal, kehilangan waktu produktif dalam kemacetan, dan menghadapi ketidakpastian perjalanan setiap hari.

Dalam konteks ini, subsidi mobilitas harus ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan manusia. Tarif angkutan umum yang terjangkau, integrasi antarmoda, layanan pengumpan, akses bagi penyandang disabilitas, konektivitas kawasan pinggiran, serta simpul transit yang layak bukan sekadar proyek transportasi. Semua itu adalah investasi sosial untuk memperluas kesempatan hidup warga.

Page: 1 2 3 4

Jay Wijayanto

Recent Posts

Menag Nasaruddin: 400 Imam Besar Dunia Bakal Hadiri IGIC, Jadikan Indonesia Pusat Perdamaian Dunia

Ribuan orang dari unsur pemerintah, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu…

18 hours ago

Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya, Data Terintegrasi 8 Kementerian, Eliminasi Penerima Bansos Tak Berhak Capai 25 Persen

Uji coba perlindungan sosial (perlinsos) digital, Perlinsos Digital di Surabaya menjadi bagian dari cetak biru…

21 hours ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 250 Penumpang Dievakuasi, 40 Orang Masih Menunggu Penyelamatan

Proses penyelamatan penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Laut Jawa,…

22 hours ago

Lewat Zine Spatial Spiritual, Rusydan Hadid Baca Realitas Pesisir Kenjeran Surabaya Melalui Sastra

Memahami realitas sosial tidak selalu harus dimulai dari penelitian lapangan. Bagi Rusydan Hadid, karya sastra…

1 day ago

Libas Port FC 2-1, Persebaya Melaju ke Semifinal Piala Presiden 2026 Hadapi Arema FC

Persebaya Surabaya menutup perjalanan fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan catatan sempurna. Bajol Ijo…

1 day ago

Tegas! Bupati Subandi Tutup 3 Toko Miras yang Langgar Aturan

Bupati Sidoarjo Subandi menindak tegas tempat penjualan minuman keras (miras) yang menyalahi ketentuan. Jumat (31/7/2026)…

2 days ago

This website uses cookies.