METROTODAY, SURABAYA – Awal yang berat harus dilalui Persebaya Surabaya dalam pertandingan di Grup G I.League Cup 2026/27.
Di tengah hasil minor yang diraih, pelatih kepala Bernardo Tavares memilih untuk pasang badan dan mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan timnya.
Bajol Ijo terpaksa takluk dengan skor tipis 2-3 dari Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari pada Selasa (3/11) malam.
Gol yang dicetak oleh Ramadhan Sananta pada menit ke-71 dan Toni Firmansyah pada menit ke-78 sebenarnya sempat menghidupkan semangat dan permainan, namun belum cukup untuk menyelamatkan Persebaya dari kekalahan di laga perdana tersebut.
Secara statistik permainan, Persebaya sebenarnya tampil mendominasi dengan catatan 64 persen penguasaan bola serta melepaskan 14 tembakan ke arah pertahanan lawan. Kendati demikian, dominasi itu gagal dikonversi menjadi kemenangan.
Coach Tavares memberikan selamat kepada tim lawan yang dinilai tampil lebih efisien dalam memaksimalkan peluang.
“Selamat untuk Kendal Tornado atas kemenangan ini. Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Dalam sepak bola, penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak selalu menjamin kemenangan. Kami harus lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan,” ujarnya, Rabu (4/11).
Pelatih asal Portugal itu juga secara terbuka menyoroti celah di lini pertahanan, terutama kesalahan mendasar saat transisi menyerang ke bertahan yang sukses dimanfaatkan oleh lawan untuk melancarkan serangan balik mematikan.
“Kami melakukan beberapa kesalahan, terutama ketika kehilangan bola saat transisi. Ada umpan yang tidak berjalan dengan baik dan situasi tersebut bisa dimanfaatkan lawan untuk menyerang. Hal-hal seperti ini harus kami evaluasi karena pada level kompetisi seperti ini, kesalahan kecil bisa berujung fatal,” jelasnya.
Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih berusia 47 tahun itu tetap mengapresiasi kerja keras dan mentalitas juang para pemainnya yang tidak menyerah hingga menit-menit akhir pertandingan.
“Saya senang dengan sikap dan karakter yang ditunjukkan para pemain sepanjang pertandingan. Mereka tetap berusaha memberikan yang terbaik hingga akhir laga,” tuturnya.
Hasil negatif ini memperpanjang tren kurang memuaskan bagi Persebaya.
Sebelumnya, Green Force juga hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (30/10).
Menanggapi tekanan dan ekspektasi besar dari para pendukung setianya, Bonek dan Bonita, Coach Tavares menegaskan komitmennya untuk melindungi para pemain dan memimpin proses evaluasi total tim.
“Terkait hasil ini, saya bertanggung jawab sepenuhnya sebagai pelatih. Kekalahan ini menjadi tanggung jawab saya,” pungkasnya. (ahm)


