METROTODAY, SURABAYA – Jelang kepulangan jemaah haji Embarkasi Surabaya dari Tanah Suci pada 1 Juni mendatang, berbagai persiapan untuk menyambut 1 Juni mendatang. Debarkasi Surabaya akan mengawali kepulangan jemaah haji Indonesia.
Jemaah dari Kloter 1 yang berasal dari Kabupaten Probolinggo dijadwalkan akan lepas landas dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin dini hari sekitar pukul 03.05 WIB. Kedatangan mereka di tanah air dijadwalkan berlangsung pada malam harinya.
Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur, As’adul Anam, menjelaskan 1 Juni nanti, akan ada empat kloter yang tiba secara berurutan.
Keempat rombongan tersebut berasal dari berbagai daerah, meliputi Kabupaten Probolinggo, Kota Malang, Kota Surabaya, hingga Kota Batu.
“Untuk kepulangan 1 Juni, jemaah kloter 1 dari Kabupaten Probolinggo tiba malam sekitar pukul 20.25 WIB. Kemudian disusul kloter 2 pukul 21.20, kloter 3 pukul 22.20, dan kloter 4 pukul 23.20. Jadi ada 4 kloter yang akan tiba secara berurutan,” tutur Anam, Sabtu (30/5).
Anam menegaskan bahwa koordinasi menyeluruh dengan lintas instansi dan pihak terkait telah diperkuat guna mengantisipasi segala kemungkinan.
Tujuan utamanya adalah memastikan alur kedatangan berjalan efisien, sehingga jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama di asrama dan dapat segera beristirahat di daerah asal masing-masing.
“Koordinasi sudah kami matangkan agar prosesnya lancar. Tujuannya tunggal, jemaah tidak berlama-lama di asrama. Agar tidak terlalu lama, jemaah yang tiba di asrama bisa langsung kembali ke daerah asal,” ujar Anam.
Terkait mekanisme penjemputan, pihaknya membagi aturan ke dalam dua kategori wilayah, yaitu aglomerasi Surabaya dan luar aglomerasi Surabaya.
Khusus bagi keluarga atau penjemput yang masuk dalam wilayah aglomerasi Surabaya, akan diterbitkan edaran resmi berisi petunjuk teknis.

