Keliling Kota Piala Dunia #14: Monterrey, Nonton Bola Berlatar Gugusan Pegunungan Sierra Madre

METROTODAY, MONTERREY – Berada di kaki Pegunungan Sierra Madre, Monterrey menjadi kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang menawarkan keindahan alam. Kota terbesar di negara bagian Nuevo León ini dikenal sebagai pusat industri dan bisnis Meksiko, namun di balik deretan gedung pencakar langitnya tersimpan kekayaan kuliner, budaya, serta destinasi wisata alam yang menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai negara.

Selama Piala Dunia 2026, perhatian para penggemar sepak bola akan tertuju pada Estadio BBVA. Stadion yang berada di Kota Guadalupe, bagian dari kawasan metropolitan Monterrey, tersebut memiliki kapasitas sekitar 53.500 penonton. Markas klub Liga MX CF Monterrey atau Rayados itu dijadwalkan menjadi venue empat pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk laga fase grup. Dengan latar belakang Gunung Cerro de la Silla yang menjadi ikon Monterrey, Estadio BBVA kerap disebut sebagai salah satu stadion dengan panorama paling indah di dunia.

Tak hanya sepak bola, Monterrey juga dikenal sebagai salah satu surga kuliner di wilayah utara Meksiko dengan sajian daging yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Kuliner pertama yang wajib dicoba adalah Cabrito Asado. Hidangan kambing muda panggang ini merupakan makanan paling ikonik di Monterrey. Dagingnya dipanggang perlahan di atas bara api hingga menghasilkan tekstur empuk dengan cita rasa gurih yang khas. Cabrito telah menjadi simbol kuliner Nuevo León selama satu abad lebih dan hampir selalu menjadi menu utama di restoran tradisional. Harga satu porsi umumnya berkisar 280 hingga 500 peso Meksiko (Rp245 ribu hingga Rp435 ribu).

Rekomendasi kedua adalah Machaca con Huevo. Menu sarapan khas Monterrey ini terdiri atas daging sapi kering yang disuwir, kemudian dimasak bersama telur, tomat, bawang, dan cabai. Hidangan ini biasanya disajikan bersama tortilla hangat. Harga satu porsi berkisar 120 hingga 220 peso (Rp105 ribu hingga Rp190 ribu).

Kuliner ketiga adalah Arrachera. Potongan daging sapi skirt steak yang dipanggang dengan bumbu sederhana ini menjadi favorit masyarakat Monterrey berkat kualitas daging sapi dari wilayah utara Meksiko. Arrachera biasanya disajikan bersama guacamole, kacang, dan tortilla. Harga satu porsi berada pada kisaran 250 hingga 450 peso (Rp220 ribu hingga Rp390 ribu).

METROTODAY, MONTERREY – Berada di kaki Pegunungan Sierra Madre, Monterrey menjadi kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang menawarkan keindahan alam. Kota terbesar di negara bagian Nuevo León ini dikenal sebagai pusat industri dan bisnis Meksiko, namun di balik deretan gedung pencakar langitnya tersimpan kekayaan kuliner, budaya, serta destinasi wisata alam yang menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai negara.

Selama Piala Dunia 2026, perhatian para penggemar sepak bola akan tertuju pada Estadio BBVA. Stadion yang berada di Kota Guadalupe, bagian dari kawasan metropolitan Monterrey, tersebut memiliki kapasitas sekitar 53.500 penonton. Markas klub Liga MX CF Monterrey atau Rayados itu dijadwalkan menjadi venue empat pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk laga fase grup. Dengan latar belakang Gunung Cerro de la Silla yang menjadi ikon Monterrey, Estadio BBVA kerap disebut sebagai salah satu stadion dengan panorama paling indah di dunia.

Tak hanya sepak bola, Monterrey juga dikenal sebagai salah satu surga kuliner di wilayah utara Meksiko dengan sajian daging yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Kuliner pertama yang wajib dicoba adalah Cabrito Asado. Hidangan kambing muda panggang ini merupakan makanan paling ikonik di Monterrey. Dagingnya dipanggang perlahan di atas bara api hingga menghasilkan tekstur empuk dengan cita rasa gurih yang khas. Cabrito telah menjadi simbol kuliner Nuevo León selama satu abad lebih dan hampir selalu menjadi menu utama di restoran tradisional. Harga satu porsi umumnya berkisar 280 hingga 500 peso Meksiko (Rp245 ribu hingga Rp435 ribu).

Rekomendasi kedua adalah Machaca con Huevo. Menu sarapan khas Monterrey ini terdiri atas daging sapi kering yang disuwir, kemudian dimasak bersama telur, tomat, bawang, dan cabai. Hidangan ini biasanya disajikan bersama tortilla hangat. Harga satu porsi berkisar 120 hingga 220 peso (Rp105 ribu hingga Rp190 ribu).

Kuliner ketiga adalah Arrachera. Potongan daging sapi skirt steak yang dipanggang dengan bumbu sederhana ini menjadi favorit masyarakat Monterrey berkat kualitas daging sapi dari wilayah utara Meksiko. Arrachera biasanya disajikan bersama guacamole, kacang, dan tortilla. Harga satu porsi berada pada kisaran 250 hingga 450 peso (Rp220 ribu hingga Rp390 ribu).

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait