13 March 2026, 1:54 AM WIB

Wow, Patut Jadi Percontohan, Desa-Desa di Jateng ini Bagikan THR kepada Warganya

spot_img

METROTODAY, SIDOARJO – Desa-desa ini patut menjadi percontohan bagi desa-desa yang lain. Termasuk desa di Sidoarjo. Sebab, pada momen menjelang Lebaran ini, desa-desa tersebut berhasil membagikan THR atau Tunjangan Hari Raya bagi seluruh warganya.

Pada situasi seperti ini, THR tentu sangat berharga bagi warganya. Setidaknya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan-kebutuhan saat hari besar berlangsung. Apalagi, di saat harga kebutuhan pokok banyak yang mengalami kenaikan. Beras, ayam, minyak goreng, telur, semuanya naik.

THR bisa juga digunakan untuk membeli pakaian baru atau mungkin sekadar jajanan untuk menyuguh tamu yang datang.

Desa-desa yang membagikan THR tersebut antara lain Desa Berjo, Karanganyar, Jawa Tengah. Desa tersebut bisa membagikan THR sebesar Rp 500 ribu kepada 1.446 warga. Totalnya mencapai Rp 723 juta.

Kepala Desa Berjo Dwi Hariyanto mengungkapkan bahwa uang yang dibagikan berasal dari keberhasilan pengelolaan dana desa. “Program ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa kepada warga, khususnya menjelang Lebaran ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” kata Dwi.

IMG-20260312-WA0005
(Tangkapan layar)a

Desa Sriwulan di Kabupaten Kendal justru membagikan THR lebih banyak lagi tahun ini. Masing-masing warga mendapatkan bagian Rp 1 juta. Pembagian THR bisa besar karena jumlah warga yang tidak banyak, hanya 225 orang.

Desa Sriwulan adalah contoh keberhasilan mengelola wisata desa. Desa itu memiliki wisata andalan, yakni Arenan, Kalikesek.

Cerita di Klaten lain lagi. Desa Wunut juga membagikan THR senilai Rp 250 ribu per orang. Semua warga desa, dari yang tua sampai bayi, mendapatkan jatah yang sama. Tampak sekali keceriaan warga desa mendapatkan pembagian THR tersebut di balai desa.

Kepala Desa Wunut Iwan Sulistia Setiawan mengungkapkan, lebih dari 2 ribu orang mendapatkan bagian THR tersebut. “Totalnya mencapai Rp 585 juta,” kata Iwan sebagaimana dikutip dari postingan akun medsos Desa Wunut.

Iwan mengatakan bahwa uang tersebut berasal dari keuntungan pengelolaan BUMDes Sumber Kamulyan yang dipimpin Direktur Sarianto. Dia menambahkan, THR yang dibagikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 200 ribu.

Desa lain yang tak kalah hebat adalah Desa Sidowayah, Klaten. Desa tersebut juga berhasil membagikan THR total sebesar Rp 375 juta. Sebanyak 3.038 orang mendapatkan THR tersebut. Tak cuma itu, masing-masing warga juga mendapatkan beras Rp 5 kg.

“Obsesi kami semua warga mendapatkannya,” kata Kepala Desa Sidowayah Mujahid Jariyanto. (git/MT)

spot_img

METROTODAY, SIDOARJO – Desa-desa ini patut menjadi percontohan bagi desa-desa yang lain. Termasuk desa di Sidoarjo. Sebab, pada momen menjelang Lebaran ini, desa-desa tersebut berhasil membagikan THR atau Tunjangan Hari Raya bagi seluruh warganya.

Pada situasi seperti ini, THR tentu sangat berharga bagi warganya. Setidaknya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan-kebutuhan saat hari besar berlangsung. Apalagi, di saat harga kebutuhan pokok banyak yang mengalami kenaikan. Beras, ayam, minyak goreng, telur, semuanya naik.

THR bisa juga digunakan untuk membeli pakaian baru atau mungkin sekadar jajanan untuk menyuguh tamu yang datang.

Desa-desa yang membagikan THR tersebut antara lain Desa Berjo, Karanganyar, Jawa Tengah. Desa tersebut bisa membagikan THR sebesar Rp 500 ribu kepada 1.446 warga. Totalnya mencapai Rp 723 juta.

Kepala Desa Berjo Dwi Hariyanto mengungkapkan bahwa uang yang dibagikan berasal dari keberhasilan pengelolaan dana desa. “Program ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa kepada warga, khususnya menjelang Lebaran ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” kata Dwi.

IMG-20260312-WA0005
(Tangkapan layar)a

Desa Sriwulan di Kabupaten Kendal justru membagikan THR lebih banyak lagi tahun ini. Masing-masing warga mendapatkan bagian Rp 1 juta. Pembagian THR bisa besar karena jumlah warga yang tidak banyak, hanya 225 orang.

Desa Sriwulan adalah contoh keberhasilan mengelola wisata desa. Desa itu memiliki wisata andalan, yakni Arenan, Kalikesek.

Cerita di Klaten lain lagi. Desa Wunut juga membagikan THR senilai Rp 250 ribu per orang. Semua warga desa, dari yang tua sampai bayi, mendapatkan jatah yang sama. Tampak sekali keceriaan warga desa mendapatkan pembagian THR tersebut di balai desa.

Kepala Desa Wunut Iwan Sulistia Setiawan mengungkapkan, lebih dari 2 ribu orang mendapatkan bagian THR tersebut. “Totalnya mencapai Rp 585 juta,” kata Iwan sebagaimana dikutip dari postingan akun medsos Desa Wunut.

Iwan mengatakan bahwa uang tersebut berasal dari keuntungan pengelolaan BUMDes Sumber Kamulyan yang dipimpin Direktur Sarianto. Dia menambahkan, THR yang dibagikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 200 ribu.

Desa lain yang tak kalah hebat adalah Desa Sidowayah, Klaten. Desa tersebut juga berhasil membagikan THR total sebesar Rp 375 juta. Sebanyak 3.038 orang mendapatkan THR tersebut. Tak cuma itu, masing-masing warga juga mendapatkan beras Rp 5 kg.

“Obsesi kami semua warga mendapatkannya,” kata Kepala Desa Sidowayah Mujahid Jariyanto. (git/MT)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait