Meski berbagai upaya telah dilakukan, sebanyak 163 jukir tetap belum melakukan validasi atau perpanjangan KTA. Dishub kemudian mengambil langkah penertiban dengan mencabut KTA para petugas tersebut.
Salah satu di antara 165 jukir tersebut diketahui terlibat dalam insiden dengan pengendara mobil di Jalan Dharmahusada yang sebelumnya viral di media sosial.
Trio menjelaskan, KTA jukir tersebut telah berakhir masa berlakunya selama tiga tahun. Petugas gabungan bersama Satgas Anti-Premanisme juga telah beberapa kali mendatangi lokasi untuk melakukan penertiban.
“Dia kartu tanda anggotanya habis sudah 3 tahun malahan. Sudah kami datangi, tapi bolak-balik saja mereka datang lagi bekerja dengan tidak dilengkapi oleh kartu tanda anggota yang ada masa berlakunya,” katanya.
Dari hasil pendalaman pihak kepolisian, Trio menyebut, petugas parkir itu kemudian diserahkan oleh personel Samapta kepada jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya. Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan kepada Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.
“Oleh teman-teman Reskrim diserahkan lagi ke Reserse Narkoba. Jadi, petugas parkir atau jukir itu terindikasi terpapar narkoba,” pungkasnya. (ahm)
Meski berbagai upaya telah dilakukan, sebanyak 163 jukir tetap belum melakukan validasi atau perpanjangan KTA. Dishub kemudian mengambil langkah penertiban dengan mencabut KTA para petugas tersebut.
Salah satu di antara 165 jukir tersebut diketahui terlibat dalam insiden dengan pengendara mobil di Jalan Dharmahusada yang sebelumnya viral di media sosial.
Trio menjelaskan, KTA jukir tersebut telah berakhir masa berlakunya selama tiga tahun. Petugas gabungan bersama Satgas Anti-Premanisme juga telah beberapa kali mendatangi lokasi untuk melakukan penertiban.
“Dia kartu tanda anggotanya habis sudah 3 tahun malahan. Sudah kami datangi, tapi bolak-balik saja mereka datang lagi bekerja dengan tidak dilengkapi oleh kartu tanda anggota yang ada masa berlakunya,” katanya.
Dari hasil pendalaman pihak kepolisian, Trio menyebut, petugas parkir itu kemudian diserahkan oleh personel Samapta kepada jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya. Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan kepada Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.
“Oleh teman-teman Reskrim diserahkan lagi ke Reserse Narkoba. Jadi, petugas parkir atau jukir itu terindikasi terpapar narkoba,” pungkasnya. (ahm)