Soal rendahnya penyerapan dana, Syaifuddin mengingatkan bahwa Gen Z pun belum sepenuhnya siap bergerak ada yang masih ragu, ada yang belum paham kerja sama, dan arah keinginan tiap kelompok berbeda-beda.
Karena itu, pendekatan harus disesuaikan, tidak bisa seragam. Kelurahan diharapkan memetakan potensi dan keinginan masing-masing kelompok agar pembinaan lebih tepat sasaran.
DPRD juga meminta agar sarana prasarana sekolah dimanfaatkan dan diperbaiki lewat anggaran yang ada, tidak boleh membebani orang tua wali murid.
Sementara sisa anggaran yang belum terserap tetap diberi kesempatan hingga batas waktu wajar, selama masih ada proses pelaksanaan yang berjalan.
“Yang utama: pendidikan dan kesehatan tidak boleh dikurangi, tidak boleh dicoret. Penyesuaian anggaran harus tetap menjamin keduanya berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (ahm)
Soal rendahnya penyerapan dana, Syaifuddin mengingatkan bahwa Gen Z pun belum sepenuhnya siap bergerak ada yang masih ragu, ada yang belum paham kerja sama, dan arah keinginan tiap kelompok berbeda-beda.
Karena itu, pendekatan harus disesuaikan, tidak bisa seragam. Kelurahan diharapkan memetakan potensi dan keinginan masing-masing kelompok agar pembinaan lebih tepat sasaran.
DPRD juga meminta agar sarana prasarana sekolah dimanfaatkan dan diperbaiki lewat anggaran yang ada, tidak boleh membebani orang tua wali murid.
Sementara sisa anggaran yang belum terserap tetap diberi kesempatan hingga batas waktu wajar, selama masih ada proses pelaksanaan yang berjalan.
“Yang utama: pendidikan dan kesehatan tidak boleh dikurangi, tidak boleh dicoret. Penyesuaian anggaran harus tetap menjamin keduanya berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (ahm)