Lain‑lain Pendapatan Daerah naik Rp 112 miliar menjadi Rp 173,398 miliar.
Pembiayaan Netto tercatat Rp1,8 triliun. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) ditetapkan Rp 0, seluruh dana dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan
Eri juga mengapresiasi dukungan penuh dan masukan konstruktif dari seluruh anggota DPRD selama proses pembahasan.
“Atas nama Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Surabaya atas saran dan masukan,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa kerja sama yang erat antara pemkot dan DPRD menjadi kunci agar setiap rupiah anggaran benar‑benar bermanfaat bagi warga.
“Semoga penyusunan Raperda ini dapat memberi manfaat yang sebesar‑besarnya kepada masyarakat Kota Surabaya dan menjadi amal jariyah kita semuanya karena memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menekankan perlunya fleksibilitas aturan agar hak dasar warga tidak terganggu.
Masalah sering muncul karena sistem pemeringkatan kesejahteraan (desil) yang berubah-ubah, sehingga memengaruhi besaran dan sasaran bantuan baik untuk beasiswa, sekolah, maupun jaminan kesehatan.
“Kita bicara terkait itu jangan sampai hak-hak dasar ini berkurang. Anggaran itu tetap posisinya tidak ada yang terdistribusi,” kata Syaifuddin.
Ia juga menegaskan, anggaran pendidikan baik sekolah negeri, swasta, maupun berbasis agama harus terus didukung sepenuhnya.
Pendidikan umum maupun agama sama pentingnya, karena keduanya membentuk pemahaman hidup dan karakter manusia.
“Pendidikan adalah hak sebagai seorang manusia yang hidup mampu untuk bisa memahami tentang makna, tugas, dan fungsi kehidupan ini seperti apa. Maka itu harus disandingkan dengan pemahaman ilmu,” jelasnya.


