METROTODAY, SURABAYA – Sebuah kejadian dugaan percobaan bunuh diri berakhir dengan kematian di Jalan Siwalankerto Timur No. 264, Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Kamis (10/9). Korban adalah DA, 26, warga Kalianget, Sumenep, Jawa Timur.
Berdasarkan laporan yang diterima pukul 08.15 WIB, petugas gabungan tiba di lokasi dalam waktu 7 menit. Di tempat kejadian, jenazah korban ditemukan berada di dalam bangunan toko tempat ia tinggal dan bekerja bersama suaminya.
Menurut keterangan warga sekitar, kejadian bermula saat suami korban mendatangi tetangga yang berjualan sate berinisial MY dengan keadaan panik dan menangis.
“Tadi suaminya keluar datang ke sini minta tolong sama Mas Y tukang sate (sebelah toko). Dia bilang tolong istri saya bunuh diri sambil menangis,” ujar Dedi, salah satu warga.
Diketahui, korban sehari-hari bekerja menjaga toko Madura bersama suaminya. Pasangan ini baru menempati dan mengelola usaha tersebut kurang dari setahun. Di sana mereka tinggal bersama anak kedua mereka yang masih berusia 1,5 tahun.
“Tinggal di toko sama suami dan anak nomor dua masih usia 1,5 tahun. Korban kadang sering menyapa kalau keluar toko,” tutur Dedi.
Setelah tiba di lokasi, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Selatan, TGC Selatan, Polsek Wonocolo, tim INAFIS Polrestabes Surabaya, serta Projopati Kelurahan Siwalankerto segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal.
Tim INAFIS pun turun langsung melakukan pengolahan tempat kejadian guna mengumpulkan data dan bukti.
Pemeriksaan awal menyatakan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kota Surabaya dan dibawa ke kamar jenazah RS Dr. Soetomo didampingi oleh pihak keluarga.
Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, Ipda Abdul Rohim, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.
“Korban sudah dievakuasi. Motif dan penyebab masih diselidiki,” tegasnya saat dikonfirmasi awak media.
Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap latar belakang dan penyebab kejadian yang menimpa korban yang berusia 26 tahun ini. (ahm)


