Saudi Back to Back Kejutkan Amerika Selatan di Laga Pembuka, Giliran Uruguay Dibikin Kecewa

Publik Arab Saudi tentu masih mengingat kemenangan sensasional 2-1 atas Argentina pada partai pembuka Piala Dunia 2022. Kemenangan yang membuat pemerintah Arab Saudi memutuskan libur nasional di keesokan harinya untuk merayakan kemenangan sensasional itu.

Dilaporkan oleh The Guardian, saat memasuki babak kedua, Uruguay tampil all attack. Bielsa menginstruksikan Valverde bermain lebih agresif untuk membantu serangan. Perubahan itu membuat Uuruguay semakin mendominasi dan memaksa Arab Saudi bertahan hampir sepanjang 45 menit kedua.

Aktor utama yang membuat keunggulan Arab Saudi bertahan begitu lama adalah performa gila Mohammed Al-Owais.

Kiper berusia 34 tahun itu tampil layaknya spiderman dengan melakukan sembilan kali penyelamatan sepanjang pertandingan, jumlah terbanyak yang bisa dilakukan seorang penjaga gawang pada Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Namun, Al-Owais yang tampil hampir sempurna akhirnya melakukan satu kesalahan fatal. Pada menit ke-80, ia gagal menangkap bola sehingga si kulit bundar jatuh tepat ke kaki Maximiliano Araujo. Winger Toluca tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan dan tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang membuat kedudukan menjadi 1-1.

Menariknya, pertandingan ini ditentukan oleh kesalahan dua penjaga gawang. Muslera yang telah mengoleksi 130 penampilan bersama timnas Uruguay melakukan blunder berujung gol Arab Saudi, sementara Al-Owais yang tampil menggila sepanjang laga melakukan hanya satu kesalahan yang juga berujung gol penyama kedudukan Le Celeste.

Situasi tidak mengenakkan menyelimuti Uruguay menjelang pertandingan. Tim asuhan Marcelo Bielsa datang ke Miami dalam kondisi kurang ideal setelah mengalami keterlambatan perjalanan dari Meksiko akibat masalah perizinan penerbangan.

Situasi tersebut diakui Bielsa saat konferensi pers prapertandingan. Ia menyebutkan bahwa persiapan mereka terhambat dan waktu adaptasi menjadi sangat terbatas.

Sedangkan di kubu Arab Saudi, pelatih Georgios Donis memuji keberanian para pemainnya yang tidak bermain pasif menghadapi salah satu kekuatan tradisional Amerika Selatan.

Ujungnya, penghargaan Player of the Match oleh FIFA terhadap Federico Valverde menjadi bahan perdebatan setelah laga.

Sebagian penggemar menilai penghargaan tersebut lebih layak diberikan kepada Mohammed Al-Owais yang menjadi tokoh utama kesuksesan Arab Saudi mencuri satu poin. (ezaar/mt)

Publik Arab Saudi tentu masih mengingat kemenangan sensasional 2-1 atas Argentina pada partai pembuka Piala Dunia 2022. Kemenangan yang membuat pemerintah Arab Saudi memutuskan libur nasional di keesokan harinya untuk merayakan kemenangan sensasional itu.

Dilaporkan oleh The Guardian, saat memasuki babak kedua, Uruguay tampil all attack. Bielsa menginstruksikan Valverde bermain lebih agresif untuk membantu serangan. Perubahan itu membuat Uuruguay semakin mendominasi dan memaksa Arab Saudi bertahan hampir sepanjang 45 menit kedua.

Aktor utama yang membuat keunggulan Arab Saudi bertahan begitu lama adalah performa gila Mohammed Al-Owais.

Kiper berusia 34 tahun itu tampil layaknya spiderman dengan melakukan sembilan kali penyelamatan sepanjang pertandingan, jumlah terbanyak yang bisa dilakukan seorang penjaga gawang pada Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Namun, Al-Owais yang tampil hampir sempurna akhirnya melakukan satu kesalahan fatal. Pada menit ke-80, ia gagal menangkap bola sehingga si kulit bundar jatuh tepat ke kaki Maximiliano Araujo. Winger Toluca tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan dan tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang membuat kedudukan menjadi 1-1.

Menariknya, pertandingan ini ditentukan oleh kesalahan dua penjaga gawang. Muslera yang telah mengoleksi 130 penampilan bersama timnas Uruguay melakukan blunder berujung gol Arab Saudi, sementara Al-Owais yang tampil menggila sepanjang laga melakukan hanya satu kesalahan yang juga berujung gol penyama kedudukan Le Celeste.

Situasi tidak mengenakkan menyelimuti Uruguay menjelang pertandingan. Tim asuhan Marcelo Bielsa datang ke Miami dalam kondisi kurang ideal setelah mengalami keterlambatan perjalanan dari Meksiko akibat masalah perizinan penerbangan.

Situasi tersebut diakui Bielsa saat konferensi pers prapertandingan. Ia menyebutkan bahwa persiapan mereka terhambat dan waktu adaptasi menjadi sangat terbatas.

Sedangkan di kubu Arab Saudi, pelatih Georgios Donis memuji keberanian para pemainnya yang tidak bermain pasif menghadapi salah satu kekuatan tradisional Amerika Selatan.

Ujungnya, penghargaan Player of the Match oleh FIFA terhadap Federico Valverde menjadi bahan perdebatan setelah laga.

Sebagian penggemar menilai penghargaan tersebut lebih layak diberikan kepada Mohammed Al-Owais yang menjadi tokoh utama kesuksesan Arab Saudi mencuri satu poin. (ezaar/mt)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait