Categories: Kabar Haji

4 Kloter Awal Debarkasi Surabaya Awali Kepulangan Jemaah Haji Indonesia pada 1 Juni

Penjemput diwajibkan mengurus izin dan memiliki pass atau kartu penjemputan khusus yang pengurusannya telah dikoordinasikan dengan Kantor Kemenhaj tingkat kabupaten/kota.

“Penjemput bisa mengurus izin penjemputan dengan mendapatkan pass atau kartu khusus. Ini kami koordinasikan dengan Kantor Kemenhaj daerah masing-masing agar tertib dan tercatat,” jelasnya.

Sementara itu, bagi jemaah yang berasal dari wilayah luar Surabaya, Anam sangat menyarankan agar tetap memanfaatkan fasilitas transportasi yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah asal masing-masing.

Langkah ini diambil untuk mencegah kepadatan berlebih dan kemacetan di lingkungan Asrama Haji Surabaya.

“Jika semua penjemput datang langsung ke Asrama Haji, dipastikan akan terjadi kepadatan luar biasa. Oleh karena itu, jemaah dari luar daerah sudah disiapkan bus yang difasilitasi oleh daerah masing-masing. Ini demi kenyamanan dan kelancaran bersama,” tegasnya.

Selain kelancaran administrasi dan transportasi, kesehatan jemaah menjadi fokus utama pemerintah. Begitu tiba di Asrama Haji Surabaya, setiap jemaah akan langsung menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan ketat, mulai dari pengecekan suhu tubuh hingga pemantauan kondisi fisik secara umum.

“Begitu tiba di asrama sudah disiapkan pemeriksaan kesehatan. Mulai dari cek suhu tubuh hingga pemeriksaan fisik lainnya, demi memastikan kondisi jemaah dalam keadaan baik saat kembali ke keluarga,” imbuhnya.

Jemaah juga dipastikan akan mendapatkan jatah air zamzam. Pembagiannya dilakukan setelah jemaah menyelesaikan seluruh proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta mengambil barang bawaan atau koper besar.

Air zamzam tersebut akan langsung diserahkan untuk dibawa pulang bersamaan dengan barang bawaan masing-masing.

“Jemaah juga mendapat air zamzam. Nanti diterima setelah seluruh proses pengecekan kesehatan saat kedatangan di asrama haji. Air zamzam ini beserta dengan koper besar langsung dibawa jemaah pulang. Kami pastikan semua hak jemaah terpenuhi sebelum kembali ke daerah asal,” pungkasnya. (ahm)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

DLH Surabaya Gerak Cepat Selidiki Limbah Medis di Sidoarjo, PT Wastec Diminta Bersihkan Lokasi

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya segera menindaklanjuti laporan pengawasan DLH Kabupaten Sidoarjo terkait temuan…

3 days ago

99 Titik Masjid dan Musala Ramah Muktamirin Siap Sambut Peserta Muktamar NU ke-35 di Jombang

Menyambut pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, pada 27–31…

3 days ago

Razia Pekat Sasar Dua Desa, Petugas Gabungan Sita 167 Botol Miras

Razia penyakit masyarakat (pekat) menyasar dua desa di Sidoarjo, Rabu (26/8) malam. Sita ratusan botol…

3 days ago

Semarak Merah Putih di Desa Doudo Gresik, BRI Dorong UMKM Tumbuh dan Perkuat Ekonomi Lokal

Di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Gresik, Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI menjadi ruang kolaborasi untuk…

3 days ago

Sah! Rafi Wibisono Pimpin KONI Sidoarjo, Bawa Misi Atlet Unggul, Sidoarjo Juara

M. Rafi Wibisono resmi memimpin KONI Kabupaten Sidoarjo. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten…

4 days ago

Kadinkes Bantah Limbah Medis yang Viral Bukan Milik RSUD Eka Candrarini Surabaya

Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan RSUD Eka Candrarini (EC) membantah keras dugaan pembuangan limbah medis…

4 days ago

This website uses cookies.