Jawa Timur Jadi Percontohan Nasional, Jemaah Haji Gelombang Kedua Embarkasi Surabaya Pakai Ihram Mulai Diberangkatkan

​”Kalau gelombang kedua, yang jelas kain ihram harus berada di koper kecil (kabin). Begitu sampai di Jeddah, jemaah sudah memakai ihram. Persiapan di Makkah-nya itu kan langsung umrah wajib, maka kesiapan jemaah harus terkoordinasi dengan baik,” ujar Anam.

​Terkait lokasi pengambilan miqat, Anam menjelaskan bahwa pihak otoritas telah menetapkan Jeddah sebagai titik sah untuk memulai niat ihram, mengingat padatnya jadwal penerbangan dan kecepatan pesawat yang menyulitkan jika dilakukan di atas udara.

​”Sesuai ketentuan Arab Saudi, Jeddah boleh dipakai untuk pengambilan miqat. Kalau di pesawat, aspek kepastiannya sulit karena kecepatan pesawat per detik sudah sekian puluh kilo. Saat ini di Jeddah slot waktu sangat padat, pergeseran dari pesawat ke bus hanya 30 menit, sehingga jemaah sudah harus memakai ihram (sejak di pesawat),” tuturnya.

Pihak PPIH menekankan bahwa predikat terbaik yang disematkan kepada Jawa Timur merupakan hasil dari evaluasi harian yang ketat, mulai dari ketepatan waktu keberangkatan hingga manajemen barang bawaan.

​”Evaluasi tiap hari dilakukan, misalnya bagaimana mempercepat jemaah risiko tinggi (risti) naik ke kendaraan. Terkait barang bawaan, Jawa Timur dianggap is the best oleh pihak Arab Saudi karena mampu menjadi contoh dalam hal ketepatan waktu dan tidak adanya barang terlarang, meskipun jumlah jemaah kita adalah yang terbanyak,” jelasnya.

​”Kalau gelombang kedua, yang jelas kain ihram harus berada di koper kecil (kabin). Begitu sampai di Jeddah, jemaah sudah memakai ihram. Persiapan di Makkah-nya itu kan langsung umrah wajib, maka kesiapan jemaah harus terkoordinasi dengan baik,” ujar Anam.

​Terkait lokasi pengambilan miqat, Anam menjelaskan bahwa pihak otoritas telah menetapkan Jeddah sebagai titik sah untuk memulai niat ihram, mengingat padatnya jadwal penerbangan dan kecepatan pesawat yang menyulitkan jika dilakukan di atas udara.

​”Sesuai ketentuan Arab Saudi, Jeddah boleh dipakai untuk pengambilan miqat. Kalau di pesawat, aspek kepastiannya sulit karena kecepatan pesawat per detik sudah sekian puluh kilo. Saat ini di Jeddah slot waktu sangat padat, pergeseran dari pesawat ke bus hanya 30 menit, sehingga jemaah sudah harus memakai ihram (sejak di pesawat),” tuturnya.

Pihak PPIH menekankan bahwa predikat terbaik yang disematkan kepada Jawa Timur merupakan hasil dari evaluasi harian yang ketat, mulai dari ketepatan waktu keberangkatan hingga manajemen barang bawaan.

​”Evaluasi tiap hari dilakukan, misalnya bagaimana mempercepat jemaah risiko tinggi (risti) naik ke kendaraan. Terkait barang bawaan, Jawa Timur dianggap is the best oleh pihak Arab Saudi karena mampu menjadi contoh dalam hal ketepatan waktu dan tidak adanya barang terlarang, meskipun jumlah jemaah kita adalah yang terbanyak,” jelasnya.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait