Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

Anggit Satriyo Nugroho

Dosen, Founder Safira Strategic Counsel, Legal and PR

 

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak bisa menahan tangis ketika mengingat peristiwa lampau, 20 tahun lalu. Di mana ia terpaksa tak bisa lagi mendekap anak laki -lakinya itu.

Yang ia lihat kini anak laki-lakinya itu sudah besar. Bahkan, sudah menikah. ”Sejak dia usia delapan tahun, saya terpaksa harus terpisah dengannya,” kata perempuan itu lantas menangis di atas panggung resepsi.

Sorotan kamera berbagai media massa menangkapnya. Itulah momen menarik. Bagi wartawan, peristiwa itu tak boleh dilewatkan sama sekali. Bila kemudian diunggah ke media sosial, sudah pasti  viral.

Ya, itulah cerita seorang public figur yang Minggu lalu menikahkan anaknya. Tak perlu saya tuliskan siapa dia. Anda pasti juga sudah tahu.

Kisah perceraiannya mengharukan. Juga paling heboh. Pada masa itu, pemberitaannya enggak berhenti-berhenti. Mengalir terus. Dengan angle macam-macam. Bahkan kisahnya seakan menempel di memori kolektif masyarakat kita.

Pernikahan anak laki-lakinya itu berlangsung ketika sudah bercerai dengan suaminya. Kini, masing-masing sudah punya pasangan sendiri-sendiri. Bahkan, juga sudah melahirkan anak.

Namun, di tempat yang sama, di acara itu seorang bocah perempuan menangis. Hatinya terketuk. Mungkin peristiwanya terlampau mengharukan.

Anggit Satriyo Nugroho

Dosen, Founder Safira Strategic Counsel, Legal and PR

 

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak bisa menahan tangis ketika mengingat peristiwa lampau, 20 tahun lalu. Di mana ia terpaksa tak bisa lagi mendekap anak laki -lakinya itu.

Yang ia lihat kini anak laki-lakinya itu sudah besar. Bahkan, sudah menikah. ”Sejak dia usia delapan tahun, saya terpaksa harus terpisah dengannya,” kata perempuan itu lantas menangis di atas panggung resepsi.

Sorotan kamera berbagai media massa menangkapnya. Itulah momen menarik. Bagi wartawan, peristiwa itu tak boleh dilewatkan sama sekali. Bila kemudian diunggah ke media sosial, sudah pasti  viral.

Ya, itulah cerita seorang public figur yang Minggu lalu menikahkan anaknya. Tak perlu saya tuliskan siapa dia. Anda pasti juga sudah tahu.

Kisah perceraiannya mengharukan. Juga paling heboh. Pada masa itu, pemberitaannya enggak berhenti-berhenti. Mengalir terus. Dengan angle macam-macam. Bahkan kisahnya seakan menempel di memori kolektif masyarakat kita.

Pernikahan anak laki-lakinya itu berlangsung ketika sudah bercerai dengan suaminya. Kini, masing-masing sudah punya pasangan sendiri-sendiri. Bahkan, juga sudah melahirkan anak.

Namun, di tempat yang sama, di acara itu seorang bocah perempuan menangis. Hatinya terketuk. Mungkin peristiwanya terlampau mengharukan.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait