Nenek Mislicha, penjual cilok keliling asal Pasuruan, saat berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Perjuangan dan ketekunan luar biasa ditunjukkan oleh Mislicha, 85, nenek penjual cilok keliling asal Pasuruan. Setelah puluhan tahun menyisihkan uang receh dari hasil dagangannya, impiannya menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud. Ia kini telah tiba di Asrama Haji, Surabaya, siap berangkat menuju Tanah Suci.
Mislicha tercatat sebagai calon jemaah haji tertua dari Kota Pasuruan pada musim ini. Ia datang didampingi oleh putrinya, Mariatul Qibtiyah, dan tergabung dalam Kloter 10 Embarkasi Surabaya yang telah terbang menuju Madinah, Jumat (25/4).
Kisah inspiratif ini bermula dari kedisiplinan nenek yang telah memiliki 22 cucu ini. Selama puluhan tahun, setiap harinya ia keliling menjajakan cilok di Kelurahan Bugul Kidul.
Meski penghasilan tidak menentu, ia selalu disiplin menyisihkan uang sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu untuk ditabung.
“Saya sangat bersyukur akhirnya bisa berangkat haji. Dari dulu menabung sedikit demi sedikit dari jualan cilok, semoga ibadah saya nanti lancar dan sehat sampai pulang,” ujar Mislicha
Selain menabung setiap hari, ia juga giat mengikuti arisan di lingkungan tempat tinggalnya guna mengumpulkan dana pemberangkatan. Pada tahun 2017, dengan total tabungan dan uang arisan mencapai Rp 125 juta, Mislicha dan putrinya resmi mendaftarkan diri.
Tiga tahun kemudian, tepatnya 2020, seluruh biaya haji berhasil dilunasi. Sejak saat itu, mereka hanya tinggal menunggu giliran panggilan keberangkatan yang kini akhirnya tiba setelah penantian panjang.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk mewujudkan niat suci, asalkan disertai dengan kesabaran, kedisiplinan, dan niat yang tulus. (ahm)
Pembongkaran fasad eks Toko Nam di Jalan Embong Malang mulai dilakukan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap…
Memasuki hari kelima proses keberangkatan, sebanyak 4.940 orang jemaah haji Embarkasi Surabaya telah diterbangkan menuju…
PPIH Embarkasi Surabaya menetapkan aturan tegas yang melarang seluruh jemaah mengonsumsi makanan yang dibeli atau…
Hari Kartini diperingati dengan cara berbeda oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. Ia meninjau…
Bupati Sidoarjo H. Subandi kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak). Selain meninjau Rumah Tidak Layak Huni,…
Dewan Pers menyerahkan sejumlah masukan strategis kepada pemerintah terkait perlindungan karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang…
This website uses cookies.