Categories: Surabaya

Tanggapi Isu di Medsos Satwa Tidak Sehat dan Kurus, Perumda KBS Pastikan Foto dan Video Lama

METROTODAY, SURABAYA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) memastikan seluruh satwa yang berada dalam pengelolaannya saat ini dalam kondisi sehat. Pihaknya menegaskan pemeliharaan serta perawatan satwa tetap menjadi prioritas utama, di tengah berbagai isu yang beredar di masyarakat belakangan ini.

Direktur Operasional dan Umum Perumda KBS, Nurika Widyasanti, menyatakan lembaganya memiliki komitmen kuat mengedepankan kesejahteraan satwa melalui pemeliharaan berkelanjutan, peningkatan kualitas kesehatan, hingga pemberian pengayaan lingkungan atau enrichment.

“Kondisi satwa di KBS sampai dengan hari ini alhamdulillah dalam kondisi baik dan sehat. Kami selalu mengupayakan pemeliharaan maupun peningkatan kualitas secara berprogres dan berkelanjutan,” kata Nurika, Selasa (28/7).

Ia menegaskan seluruh satwa mendapatkan pakan, perawatan, dan pemeliharaan secara optimal sesuai kaidah kesejahteraan satwa atau animal welfare. Terkait foto-foto satwa yang ramai beredar di media sosial, Nurika menjelaskan dokumen tersebut adalah rekaman lama yang diunggah kembali.

“Jadi itu adalah gambar yang diunggah kembali dan bukan kondisi satwa kami saat ini,” tuturnya.

Mengenai isu kematian satwa, Nurika menjelaskan angka mortalitas masih berada dalam batas kewajaran, tidak mengalami perubahan signifikan, dan merupakan bagian dari siklus alami kehidupan, bukan akibat kelalaian pengelolaan.

“Adapun terjadinya satwa mati itu pastinya sesuatu hal yang normal, bukan menjadi kematian yang dikarenakan kelalaian,” ujarnya.

Selain asupan gizi dan perawatan, pihaknya juga menjaga kedekatan antar perawat dan satwa agar setiap perubahan perilaku dapat segera terdeteksi dan ditangani lebih dini. Pemberian pakan pun diatur secara terjadwal dua kali sehari, disesuaikan dengan jenis dan karakteristik masing-masing satwa.

Sementara itu, Kepala Departemen Kesehatan Hewan Perumda KBS, drh. Rahmat Suharta, menambahkan kondisi kesehatan satwa dipantau setiap hari. Segera ditemukan indikasi penurunan kondisi, tim medis langsung melakukan penanganan.

“Jadi apabila ada yang mengalami kelainan atau kesehatan yang menurun langsung kita tangani. Jadi untuk satwa-satwa di KBS ini sudah pasti dalam kondisi baik, tidak ada kekurangan makan,” ujar Rahmat.

Ia juga meluruskan anggapan bahwa tubuh yang ramping menandakan kurang sehat. Menurutnya, kondisi tubuh ideal justru lebih baik bagi kesehatan jantung dan pernapasan satwa, sedangkan kelebihan berat badan justru berisiko mengganggu kesehatan.

“Kalau terlalu gemuk itu akan mengganggu kesehatannya, baik dari jantung maupun pernapasannya. Jadi tidak gemuk bukan berarti kurus, tetapi memang kondisinya normal,” katanya.

Kebutuhan gizi pun telah disusun sesuai standar masing-masing spesies. Selain pemberian pakan teratur, KBS juga rutin melakukan vaksinasi tahunan dan pemeriksaan feses berkala guna mencegah berbagai penyakit.

“Vaksinasi kita lakukan setiap satu tahun sekali untuk mencegah terjadinya penyakit. Di samping itu juga kita lakukan pemeriksaan feses untuk mencegah terjadinya cacingan,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tanggapi Usulan Penambahan Armada Bus di Rapat Paripurna DPRD, Wali Kota Eri: Harus Sesuai Kemampuan Fiskal

Pemkot Surabaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang…

7 hours ago

Waspada Kosmetik Ilegal, Hasil Instan Dampaknya Bukan Sekadar Rusak Kulit

Peredaran kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya masih menjadi masalah serius di Indonesia. Berbagai temuan…

12 hours ago

Menteri LH Tinjau Teknologi Pengolahan Limbah ITS, Disiapkan untuk Penerapan di Dapur MBG

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat meninjau berbagai temuan inovasi teknologi ramah lingkungan hasil riset…

12 hours ago

Siapkan Operasi Besar, Forkopimda Sidoarjo Bidik Miras Ilegal hingga Prostitusi Terselubung

Peredaran minuman keras tanpa izin serta maraknya praktik prostitusi terselubung menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten…

18 hours ago

Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Debut Hat-trick, Jens Raven Cetak Gol Perdana!

Timnas Indonesia mengawali langkah di Piala AFF 2026 dengan hasil yang sangat manis. Bertanding di…

1 day ago

Bukan Hanya di Kelas Kuliah, 16 Ribu Mahasiswa Baru Unesa Ditempa Langsung ke Dunia Nyata

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) secara resmi melepas 16.000 mahasiswa Angkatan 2024 untuk mengikuti program Mahasiswa…

1 day ago

This website uses cookies.