Kemenangan ini sekaligus menjadi rekor tersendiri bagi Mbappe. Dua gol yang disarangkannya ke gawang Edouard Mendy membuat sang kapten kini melampau Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Prancis.
Selain itu, torehan tersebut membuat Mbappe mengoleksi 14 gol di ajang Piala Dunia dan melewati catatan legenda Brasil, Pele, dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Selain rekor bagi Mbappe, kemenangan Prancis atas Senegal terasa seperti pembalasan atas luka 0-1 yang mereka derita dari Singa Teranga pada laga pembuka Piala Dunia 2002. Saat itu, Senegal menciptakan kejutan besar karena sukses menumbangkan juara bertahan Prancis.
Usai pertandingan, Didier Deschamps mengungkapkan bahwa dirinya sempat memberikan teguran keras kepada para pemainnya saat jeda babak pertama di ruang ganti.
Menurutnya, Prancis terlalu ragu untuk menguasai bola sehingga tidak bermain sesuai standar yang diharapkan. Namun, ia memuji respons tim yang bangkit pada babak kedua dan menunjukkan kualitas sebenarnya.
Sementara itu, Mbappe menegaskan bahwa fokus utamanya bukan sekadar mencetak rekor pribadi. “Saya bermain untuk membuat sejarah bersama negara saya dan membantu tim memenangkan Piala Dunia kembali,” kata Mbappe setelah pertandingan, dikutip dari News4Jax.
Kemenangan Prancis semalam menempatkan tim berseragam dasar biru itu dalam posisi ideal di Grup I. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Irak, sedangkan Senegal wajib bangkit saat berjumpa Norwegia. (ezaar/mt)
Kemenangan ini sekaligus menjadi rekor tersendiri bagi Mbappe. Dua gol yang disarangkannya ke gawang Edouard Mendy membuat sang kapten kini melampau Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Prancis.
Selain itu, torehan tersebut membuat Mbappe mengoleksi 14 gol di ajang Piala Dunia dan melewati catatan legenda Brasil, Pele, dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Selain rekor bagi Mbappe, kemenangan Prancis atas Senegal terasa seperti pembalasan atas luka 0-1 yang mereka derita dari Singa Teranga pada laga pembuka Piala Dunia 2002. Saat itu, Senegal menciptakan kejutan besar karena sukses menumbangkan juara bertahan Prancis.
Usai pertandingan, Didier Deschamps mengungkapkan bahwa dirinya sempat memberikan teguran keras kepada para pemainnya saat jeda babak pertama di ruang ganti.
Menurutnya, Prancis terlalu ragu untuk menguasai bola sehingga tidak bermain sesuai standar yang diharapkan. Namun, ia memuji respons tim yang bangkit pada babak kedua dan menunjukkan kualitas sebenarnya.
Sementara itu, Mbappe menegaskan bahwa fokus utamanya bukan sekadar mencetak rekor pribadi. “Saya bermain untuk membuat sejarah bersama negara saya dan membantu tim memenangkan Piala Dunia kembali,” kata Mbappe setelah pertandingan, dikutip dari News4Jax.
Kemenangan Prancis semalam menempatkan tim berseragam dasar biru itu dalam posisi ideal di Grup I. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Irak, sedangkan Senegal wajib bangkit saat berjumpa Norwegia. (ezaar/mt)