Persiapan ekstra tersebut menunjukkan keseriusan Norwegia menyambut Piala Dunia 2026. Turnamen kali ini memiliki arti khusus karena menjadi penampilan pertama negara Skadinavia itu di Piala Dunia sejak edisi 1988. Setelah absen selama 28 tahun, Norwegia akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia berkat generasi emas Erling Haaland dan Martin Odegaard.
Di bawah arahan Solbakken, Norwegia lolos ke Piala Dunia dengan catatan impresif. Mereka mampu menyapu bersih seluruh pertandingan kualifikasi dan menjadi salah satu tim dengan performa paling meyakinkan di zona Eropa.
Bersumber dari FIFA Team Base Camp Guide, timnas Norwegia memilih menjadikan Greensboro sebagai basis persiapan mereka selama selama Piala Dunia 2026. Greensboro merupakan kota berpenduduk sekitar 300 ribu jiwa yang terletak di California Utara, Amerika Serikat bagian tenggara. Kota yang berjarak 130 kilometer dari Charlotte tersebut dikenal memiliki fasilitas olahraga modern dan lingkungan yang relatif kondusif dibanding kota-kota besar seperti New York City atau Los Angeles. Tempat itu dinilai ideal bagi Norwegia untuk menjaga fokus selama turnamen berlangsung.
Negara berjuluk Negeri Matahari Tengah Malam itu sendiri tergabung di Grup I Piala Dunia 2026 bersama salah satu favorit juara, Prancis, wakil Afrika Senegal, serta Irak yang kembali tampil di Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1986. Grup I dinilai sebagai salah satu grup paling kompetitif pada fase grup karena mempertemukan tim-tim dengan karakter dan fiosofi yang berbeda.
Norwegia akan memulai petualangan di Piala Dunia menghadapi Irak pada 16 Juni di Foxborough, Massachusetts. Enam hari kemudian, Norwegia dijadwalkan bertemu Senegal di East Rutherford, New Jersey, sebelum melakoni laga penentuan melawan Prancis pada 26 Juni. Pertandingan menghadapi Prancis diperkirakan menjadi penentu posisi juara grup sekaligus mempertemukan dua megabintang Eropa, Erling Haaland dan Kylian Mbappe. (ezaar)
Persiapan ekstra tersebut menunjukkan keseriusan Norwegia menyambut Piala Dunia 2026. Turnamen kali ini memiliki arti khusus karena menjadi penampilan pertama negara Skadinavia itu di Piala Dunia sejak edisi 1988. Setelah absen selama 28 tahun, Norwegia akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia berkat generasi emas Erling Haaland dan Martin Odegaard.
Di bawah arahan Solbakken, Norwegia lolos ke Piala Dunia dengan catatan impresif. Mereka mampu menyapu bersih seluruh pertandingan kualifikasi dan menjadi salah satu tim dengan performa paling meyakinkan di zona Eropa.
Bersumber dari FIFA Team Base Camp Guide, timnas Norwegia memilih menjadikan Greensboro sebagai basis persiapan mereka selama selama Piala Dunia 2026. Greensboro merupakan kota berpenduduk sekitar 300 ribu jiwa yang terletak di California Utara, Amerika Serikat bagian tenggara. Kota yang berjarak 130 kilometer dari Charlotte tersebut dikenal memiliki fasilitas olahraga modern dan lingkungan yang relatif kondusif dibanding kota-kota besar seperti New York City atau Los Angeles. Tempat itu dinilai ideal bagi Norwegia untuk menjaga fokus selama turnamen berlangsung.
Negara berjuluk Negeri Matahari Tengah Malam itu sendiri tergabung di Grup I Piala Dunia 2026 bersama salah satu favorit juara, Prancis, wakil Afrika Senegal, serta Irak yang kembali tampil di Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1986. Grup I dinilai sebagai salah satu grup paling kompetitif pada fase grup karena mempertemukan tim-tim dengan karakter dan fiosofi yang berbeda.
Norwegia akan memulai petualangan di Piala Dunia menghadapi Irak pada 16 Juni di Foxborough, Massachusetts. Enam hari kemudian, Norwegia dijadwalkan bertemu Senegal di East Rutherford, New Jersey, sebelum melakoni laga penentuan melawan Prancis pada 26 Juni. Pertandingan menghadapi Prancis diperkirakan menjadi penentu posisi juara grup sekaligus mempertemukan dua megabintang Eropa, Erling Haaland dan Kylian Mbappe. (ezaar)