Jazz Gunung Hadirkan Musisi Prancis, IFI Surabaya Perluas Kolaborasi Seni

METROTODAY, SURABAYA – Institut Français d’Indonésie (IFI) Surabaya memperkuat kemitraan yang telah terjalin selama enam tahun dengan festival Jazz Gunung. Jika sebelumnya kolaborasi lebih banyak berfokus pada bidang musik, kini sinergi tersebut meluas menyatukan dua cabang seni sekaligus, yaitu musik dan fotografi, melalui penyelenggaraan Stage Photography Workshop di Auditorium IFI Surabaya, Kompleks AJBS.

Penanggung Jawab Budaya dan Komunikasi IFI Surabaya, Pramenda Krishna, menjelaskan kerja sama di ranah fotografi sebenarnya sudah terjalin lebih dulu, yakni melalui program residensi fotografi Prancis–Jerman pada tahun 2023 di Bromo School of Photography yang didirikan oleh pendiri Jazz Gunung, fotografer lanskap Sigit Purnomo.

“Kini untuk pertama kalinya, dua bidang seni tersebut bertemu langsung di IFI Surabaya melalui pelatihan fotografi panggung khusus untuk festival musik,” ungkap Krishna, Sabtu (25/7).

Pelatihan ini menghadirkan fotografer resmi festival Jazz Gunung, Saska Paloma Gladina, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti lebih dari 40 peserta dari beragam latar belakang: fotografer profesional, fotografer media, penggiat fotografi musik, seniman visual, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, tercermin dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi.

Sinergi antara IFI Surabaya dan Jazz Gunung pun berlanjut ke acara utama. Saat ini tengah berlangsung rangkaian festival Jazz Gunung yang menghadirkan musisi asal Prancis, Watchdog. Kelompok tersebut bertindak sebagai pemandu lokakarya Jazz Camp pada 22–23 Juli di kawasan Bromo, dan dijadwalkan akan tampil langsung di panggung festival Jazz Gunung. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Institut Français d’Indonésie (IFI) Surabaya memperkuat kemitraan yang telah terjalin selama enam tahun dengan festival Jazz Gunung. Jika sebelumnya kolaborasi lebih banyak berfokus pada bidang musik, kini sinergi tersebut meluas menyatukan dua cabang seni sekaligus, yaitu musik dan fotografi, melalui penyelenggaraan Stage Photography Workshop di Auditorium IFI Surabaya, Kompleks AJBS.

Penanggung Jawab Budaya dan Komunikasi IFI Surabaya, Pramenda Krishna, menjelaskan kerja sama di ranah fotografi sebenarnya sudah terjalin lebih dulu, yakni melalui program residensi fotografi Prancis–Jerman pada tahun 2023 di Bromo School of Photography yang didirikan oleh pendiri Jazz Gunung, fotografer lanskap Sigit Purnomo.

“Kini untuk pertama kalinya, dua bidang seni tersebut bertemu langsung di IFI Surabaya melalui pelatihan fotografi panggung khusus untuk festival musik,” ungkap Krishna, Sabtu (25/7).

Pelatihan ini menghadirkan fotografer resmi festival Jazz Gunung, Saska Paloma Gladina, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti lebih dari 40 peserta dari beragam latar belakang: fotografer profesional, fotografer media, penggiat fotografi musik, seniman visual, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, tercermin dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi.

Sinergi antara IFI Surabaya dan Jazz Gunung pun berlanjut ke acara utama. Saat ini tengah berlangsung rangkaian festival Jazz Gunung yang menghadirkan musisi asal Prancis, Watchdog. Kelompok tersebut bertindak sebagai pemandu lokakarya Jazz Camp pada 22–23 Juli di kawasan Bromo, dan dijadwalkan akan tampil langsung di panggung festival Jazz Gunung. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait