METROTODAY, SURABAYA – Laga big match derbi Jawa Timur pekan ke-30 Super League 2025/2026 bakal sangat panas. Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (28/4).
Menghadapi pertandingan penting ini, Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya telah mempersiapkan strategi khusus untuk membongkar pertahanan ketat atau yang biasa disebut parkir bus milik Singo Edan.
Hal tersebut disampaikan Tavares dalam konferensi pers daring pada Senin (27/4). Menurutnya, Arema dikenal memiliki skema pertahanan yang sangat rapat dan sulit ditembus.
“Mereka memiliki pertahanan yang kuat. Banyak pemain di belakang bola, terkadang 11 pemain di belakang dengan dua baris formasi 5-5, terkadang 6-4, atau 5-4-1. Jadi kami perlu bersiap untuk itu,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal ini juga menilai bahwa Arema bukan hanya kuat secara bertahan, tetapi juga memiliki kualitas pemain yang berbahaya saat melakukan serangan balik.
“Arema pada transisi sangat kuat. Mereka memiliki pemain bagus yang bisa membuat perbedaan kualitas,” tuturnya.
Tavares mengingatkan seluruh skuad Bajul Ijo untuk tetap fokus penuh selama 90 menit. Ia tidak ingin kesalahan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya terulang lagi di laga bergengsi ini, baik saat tim memiliki bola maupun saat bertahan.
“Persebaya besok harus menjadi tim yang kuat untuk tetap fokus di semua momen pertandingan, baik saat membawa bola maupun tanpa bola agar kami tidak melakukan kesalahan seperti pertandingan sebelumnya,” tegasnya.
Sementara itu, mentalitas pemain diprediksi sedang dalam kondisi yang baik. Pasalnya, pada laga terakhir Persebaya sukses meraih kemenangan 2-0 atas Malut United, sedangkan Arema FC harus puas bermain imbang 0-0 melawan Persib Bandung. (ahm)

