Ayahnya, yang tak lain mantan suami perempuan tadi tentu tak terima. Ia berupaya menenangkan anak gadisnya. Demi sang anak ia menuliskan dia media sosial tentang masa lalu perempuan tadi. Tudingan diluncurkan. Bahkan, ia menyebutnya sebagai drama. Macam-macam. Tak perlu saya sebutkan. Anda juga sudah tahu.
Publik heboh. Tapi, bukan serangan yang didapat perempuan yang menangis tadi. Justru si mantan suami yang “menyerang” mendapatkan perlawanan.
Sementara di mata publik, nama perempuan yang menangis tadi justru harum.
Framing dan Emosi Publik
Cerita di atas menjadi kajian public relation menarik. Menghadapi serangan di media sosial, perempuan tadi tampaknya sedang menjalankan taktik, silence can be strategy.
Dalam krisis reputasi semacam itu, siapa yang paling tenang, dialah yang dianggap kredibel. Tanpa reaksi sedikit pun, seolah perempuan tadi menempatkan diri pada posisi moral yang tinggi. Toh, peristiwa itu sudah berlangsung puluhan tahun silam. Sudah ganti generasi baru yang mungkin saja sudah lupa. Bahkan tak peduli. Bahkan, ada juga kelompok yang tidak asal percaya pada informasi atau tudingan yang diluncurkan. Publik lebih percaya pada pihak yang tidak reaktif atau lebih bersabar.
Bandingkan saja dengan pihak yang melempar tudingan. Ia tidak sadar, bahwa framing berubah dari seorang ayah yang membela anak, menjadi tokoh publik yang mengumbar konflik pribadi di ruang publik. Sehingga, mereka yang mengamati itu, bisa menelurkan analisis antara pantas dan tidak pantas. Bukankah, dalam dunia komunikasi, siapa yang memunculkan konflik, ia bagai sedang menyiram api dengan bensin.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dijadwalkan akan berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji…
Karya desainer asal Surabaya, Veni Rosita, sukses mencuri perhatian di ajang Indonesia Fashion and Cultural…
Peringatan World Press Freedom Day 2026 menjadi momentum penting bagi dunia pers untuk menegaskan kembali perannya dalam…
Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber, merupakan hak asasi manusia yang lindungi…
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif bersama istri berangkat melaksanakan ibadah haji tahun 2026. Keduanya tergabung…
Kesiapan Kota Surabaya menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 ditunjukkan dengan gelaran Piala…
This website uses cookies.