Categories: Surabaya

SPMB Surabaya Terapkan TKA dan Sistem Daring, Dipantau Ombudsman Jatim

METROTODAY, SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menerima kunjungan pengawasan dari tim Ombudsman Jawa Timur terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, Jumat (19/6). Kunjungan ini dilakukan untuk memantau dan memastikan seluruh rangkaian proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, menyatakan Surabaya menjadi kota pertama yang dikunjungi tim pengawasan tersebut. Dalam pertemuan, pihaknya memaparkan seluruh tahapan mulai dari perencanaan, penetapan pagu, penyusunan petunjuk teknis, hingga sosialisasi kepada masyarakat.

“Beliau melakukan supervisi ke kita, ini kota pertama yang dikunjungi. Jadi kita diperiksa apakah proses yang dilakukan mulai dari perencanaan, penentuan pagu, bagaimana juknis itu lahir, sampai proses sosialisasi sudah sesuai ketentuan,” ujar Febrina.

Ia menegaskan bahwa seluruh mekanisme SPMB di Surabaya telah disusun dan dilaksanakan mengacu pada Surat Keputusan Wali Kota serta peraturan yang berlaku. Hingga saat ini, proses masih berlangsung dan berjalan lancar.

Tim Ombudsman Jatim saat memantau pelaksanaan SPMB di Kota Surabaya. (Foto: istimewa)

“Hari ini kami sampaikan kepada Ombudsman bahwa Surabaya sudah masuk tahap pendaftaran SD jalur domisili kota. Mudah-mudahan lancar dan sampai selesai jenjang SMP nanti bisa berjalan paripurna dan aman,” tambahnya.

Febrina menjelaskan ada perbedaan mekanisme pada tahun ini, yaitu diterapkannya Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi jenjang SD dan SMP sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Hasil tes ini menjadi salah satu komponen penilaian jalur prestasi akademik.

“Kami di Surabaya menggunakan komposisi 60 persen dari nilai rapor dan 40 persen dari hasil TKA,” jelasnya.

Secara teknis, lanjut dia, penerimaan murid baru tahun ini sudah berjalan sepenuhnya secara daring tanpa menggunakan berkas fisik. Pemerintah kota juga telah melakukan sosialisasi secara luas agar masyarakat memahami alur dan ketentuan yang berlaku.

“Seluruh proses pendaftaran sudah berbasis daring. Sosialisasi yang masif dan rinci kami lakukan agar orang tua memahami dan bisa mengarahkan anaknya mendaftar sesuai jalur dan aturan yang ada,” ujarnya.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

6 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

10 hours ago

Jatim Segera Punya Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Kediri, Ringankan Beban Juanda dan Asrama Haji Surabaya

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…

10 hours ago

Enam Bangli di TPU Keputih Surabaya Digusur, Lahan 1.800 Meter Persegi Dikembalikan Jadi Area Pemakaman

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menertibkan enam bangunan liar (bangli) yang berdiri…

13 hours ago

Dari Kawasan Lokalisasi jadi Ruang Berkarya, Tangan-Tangan Kecil Membatik di Eks Gang Dolly Surabaya

Suasana hangat penuh tawa memenuhi Pasar Burung Dolly, RW 12 Kelurahan Putat Jaya, Surabaya. Dalam…

14 hours ago

Ketua Forum Pemred SMSI: Ini Tugas Baru Media Pers sebagai Kunci Tangkal Hoaks

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Jawa Timur Samiadji Makin Rahmat menyatakan bahwa…

16 hours ago

This website uses cookies.