KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak bisa menahan tangis ketika mengingat peristiwa lampau, 20 tahun lalu.
Seorang komunikator hebat bukanlah orang yang pandai berbicara, tetapi orang yang pandai mendengar apa yang orang lain pikirkan, rasakan, dan harapkan, lalu membingkai pesan dalam kata-kata yang beresonansi.