Surabaya Rising Champion Jadi Ajang Pencetak Atlet Andalan Menuju Porprov 2027

METROTODAY, SURABAYA – Menyambut ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2027 yang akan digelar di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota Surabaya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya mematangkan berbagai persiapan.

Mulai dari pembibitan atlet potensial, pengadaan ajang uji coba, hingga pembenahan sarana dan prasarana olahraga dilakukan secara bertahap.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah menggelar kejuaraan bertajuk Surabaya Rising Champion (SRC) yang berlangsung mulai 3 September hingga 1 November 2026.

Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pengasahan kemampuan atlet sebelum bertanding di ajang utama Juni 2027 nanti.

“Melalui kejuaraan ini, saya ingin para atlet dapat mengasah kemampuannya lebih baik lagi. Saya yakin, dalam kejuaraan SRC nantinya akan lahir atlet‑atlet muda terbaik dan mampu bersaing dalam ajang Porprov di Kota Surabaya pada Juni 2027,” ujar Eri, Senin (14/9).

Ia sangat optimis tim olahraga Surabaya mampu kembali mendominasi perolehan medali, terlebih karena bertanding di kandang sendiri. Dukungan penuh warga dan semangat bertanding di kota kelahiran diyakini menjadi energi tambahan bagi para atlet.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Ketua KONI, insyaallah Kota Surabaya akan menjadi yang terbaik lagi dan lebih memecahkan rekor medalinya. Karena kita bertanding di rumah kita dan akan memiliki semangat dua kali lipat,” tegasnya.

Selain mempersiapkan kualitas atlet, Pemkot Surabaya juga berfokus pada ketersediaan dan kualitas tempat pertandingan atau venue. Saat ini perbaikan sedang berjalan di sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah.

Untuk cabang olahraga yang sarana penunjangnya tidak tersedia di Surabaya, pihaknya akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan KONI Provinsi Jawa Timur.

“Ada beberapa tempat yang sudah kita perbaiki, ada yang kita tidak miliki. Kita kerja sama, sewa tempat, ketika tidak ada atau tidak mungkin venuenya diadakan di Surabaya, seperti paralayang dan lain‑lain,” jelas Eri.

METROTODAY, SURABAYA – Menyambut ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2027 yang akan digelar di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota Surabaya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya mematangkan berbagai persiapan.

Mulai dari pembibitan atlet potensial, pengadaan ajang uji coba, hingga pembenahan sarana dan prasarana olahraga dilakukan secara bertahap.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah menggelar kejuaraan bertajuk Surabaya Rising Champion (SRC) yang berlangsung mulai 3 September hingga 1 November 2026.

Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pengasahan kemampuan atlet sebelum bertanding di ajang utama Juni 2027 nanti.

“Melalui kejuaraan ini, saya ingin para atlet dapat mengasah kemampuannya lebih baik lagi. Saya yakin, dalam kejuaraan SRC nantinya akan lahir atlet‑atlet muda terbaik dan mampu bersaing dalam ajang Porprov di Kota Surabaya pada Juni 2027,” ujar Eri, Senin (14/9).

Ia sangat optimis tim olahraga Surabaya mampu kembali mendominasi perolehan medali, terlebih karena bertanding di kandang sendiri. Dukungan penuh warga dan semangat bertanding di kota kelahiran diyakini menjadi energi tambahan bagi para atlet.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Ketua KONI, insyaallah Kota Surabaya akan menjadi yang terbaik lagi dan lebih memecahkan rekor medalinya. Karena kita bertanding di rumah kita dan akan memiliki semangat dua kali lipat,” tegasnya.

Selain mempersiapkan kualitas atlet, Pemkot Surabaya juga berfokus pada ketersediaan dan kualitas tempat pertandingan atau venue. Saat ini perbaikan sedang berjalan di sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah.

Untuk cabang olahraga yang sarana penunjangnya tidak tersedia di Surabaya, pihaknya akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan KONI Provinsi Jawa Timur.

“Ada beberapa tempat yang sudah kita perbaiki, ada yang kita tidak miliki. Kita kerja sama, sewa tempat, ketika tidak ada atau tidak mungkin venuenya diadakan di Surabaya, seperti paralayang dan lain‑lain,” jelas Eri.

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait