METROTODAY, SURABAYA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus melakukan perbaikan layanan serta penertiban ketat menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun depan.
Langkah ini diambil menyusul masih ditemukannya sejumlah praktik kecurangan yang merugikan jemaah, seperti kasus penggelapan dana dam hingga penipuan badal haji yang melibatkan oknum dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa peningkatan layanan dan penertiban lembaga penyelenggara menjadi prioritas utama.
Ia menekankan bahwa mayoritas KBIH menjalankan tugas dengan baik, namun oknum yang melanggar aturan harus segera ditindak agar tidak mencemarkan nama baik lembaga yang patuh pada ketentuan.
“Tugas kami tentu adalah terus meningkatkan pelayanan, kemudian menertibkan KBIH maupun petugas yang tidak mengikuti aturan. Beberapa kasus kemarin, seperti penggelapan dana dam dan penipuan badal haji, seringkali melibatkan oknum KBIH. Kami percaya sebagian besar KBIH adalah pelayan umat yang baik, sehingga oknum yang bertindak tidak bertanggung jawab harus segera ditertibkan agar yang baik tidak terdampak,” ujar Dahnil saat meninjau langsung kedatangan jemaah haji di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Jumat (12/6).
Mengenai tindak lanjut yang telah diambil, ia menyatakan penanganan dilakukan baik di Arab Saudi maupun di Indonesia sesuai kewenangan hukum masing-masing.
METROTODAY, SURABAYA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus melakukan perbaikan layanan serta penertiban ketat menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun depan.
Langkah ini diambil menyusul masih ditemukannya sejumlah praktik kecurangan yang merugikan jemaah, seperti kasus penggelapan dana dam hingga penipuan badal haji yang melibatkan oknum dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa peningkatan layanan dan penertiban lembaga penyelenggara menjadi prioritas utama.
Ia menekankan bahwa mayoritas KBIH menjalankan tugas dengan baik, namun oknum yang melanggar aturan harus segera ditindak agar tidak mencemarkan nama baik lembaga yang patuh pada ketentuan.
“Tugas kami tentu adalah terus meningkatkan pelayanan, kemudian menertibkan KBIH maupun petugas yang tidak mengikuti aturan. Beberapa kasus kemarin, seperti penggelapan dana dam dan penipuan badal haji, seringkali melibatkan oknum KBIH. Kami percaya sebagian besar KBIH adalah pelayan umat yang baik, sehingga oknum yang bertindak tidak bertanggung jawab harus segera ditertibkan agar yang baik tidak terdampak,” ujar Dahnil saat meninjau langsung kedatangan jemaah haji di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Jumat (12/6).
Mengenai tindak lanjut yang telah diambil, ia menyatakan penanganan dilakukan baik di Arab Saudi maupun di Indonesia sesuai kewenangan hukum masing-masing.