3 April 2026, 22:27 PM WIB

Pastikan Pembangunan Sesuai Target, Kemenko PM Monitoring Pembangunan Ponpes Al-Khoziny

spot_img

METROTODAY, SIDOARJO – Pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, terus berjalan. Ditargetkan, pembangunan tuntas pada Juni 2026.

Pada Kamis (2/04/2026), Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. rer. nat Abdul Haris melakukan monitoring dan koordinasi lapangan pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny. Dia datang bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri.

Monitoring dan koordinasi lapangan ditujukan untuk memastikan pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat diselesaikan sesuai target, yakni Juni 2026. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran di pesantren pada tahun ajaran baru 2026/2027. Hal sebagaimana arahan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat Groundbreaking pada 11 Desember 2025.

IMG-20260403-WA0032
Monitoring untuk memastikan pembangunan Ponpes Al-Khoziny selesai sesuai target. (Istimewa)

Berdasarkan monitoring di lapangan, diperoleh informasi bahwa proses pembangunan fisik sudah mencapai 22,35%. Capaian itu sudah melebihi target yang ditetapkan sebesar 20,33% sampai dengan 31 Maret 2026.

Kepala proyek pembangunan dari Waskita Karya melaporkan potensi keterlambatan akibat pemasangan tiang pancang yang harus dilakukan secara hati-hati. Dengan begitu, tidak berdampak pada bangunan di sekitarnya.

Perwakilan Pondok Pesantren Al Khoziny menyampaikan usulan pemenuhan sarana pendukung pembelajaran setelah proses pembagunan selesai. Terkait usulan tersebut, perwakilan Kementerian Agama akan mengupayakan pemenuhan sarana pendukung yang dibutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum memohon dukungan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat untuk mengakselerasi tindak lanjut usulan anggaran pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Tahun Anggaran 2026. Usulan sudah disampaikan kepada Kementerian Sekretariat Negara.

Terkait hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. rer. nat Abdul Haris menyampaikan dukungannya. Koordinasi lintas kementerian/lembaga terus dilaksanakan untuk memastikan bahwa pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat dilaksanakan sesuai target. (red/MT)

spot_img

METROTODAY, SIDOARJO – Pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, terus berjalan. Ditargetkan, pembangunan tuntas pada Juni 2026.

Pada Kamis (2/04/2026), Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. rer. nat Abdul Haris melakukan monitoring dan koordinasi lapangan pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny. Dia datang bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri.

Monitoring dan koordinasi lapangan ditujukan untuk memastikan pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat diselesaikan sesuai target, yakni Juni 2026. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran di pesantren pada tahun ajaran baru 2026/2027. Hal sebagaimana arahan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat Groundbreaking pada 11 Desember 2025.

IMG-20260403-WA0032
Monitoring untuk memastikan pembangunan Ponpes Al-Khoziny selesai sesuai target. (Istimewa)

Berdasarkan monitoring di lapangan, diperoleh informasi bahwa proses pembangunan fisik sudah mencapai 22,35%. Capaian itu sudah melebihi target yang ditetapkan sebesar 20,33% sampai dengan 31 Maret 2026.

Kepala proyek pembangunan dari Waskita Karya melaporkan potensi keterlambatan akibat pemasangan tiang pancang yang harus dilakukan secara hati-hati. Dengan begitu, tidak berdampak pada bangunan di sekitarnya.

Perwakilan Pondok Pesantren Al Khoziny menyampaikan usulan pemenuhan sarana pendukung pembelajaran setelah proses pembagunan selesai. Terkait usulan tersebut, perwakilan Kementerian Agama akan mengupayakan pemenuhan sarana pendukung yang dibutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum memohon dukungan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat untuk mengakselerasi tindak lanjut usulan anggaran pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Tahun Anggaran 2026. Usulan sudah disampaikan kepada Kementerian Sekretariat Negara.

Terkait hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. rer. nat Abdul Haris menyampaikan dukungannya. Koordinasi lintas kementerian/lembaga terus dilaksanakan untuk memastikan bahwa pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat dilaksanakan sesuai target. (red/MT)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait