Jelang Mudik Lebaran, Polres Tanjung Perak Surabaya Razia Sopir Truk di Pelabuhan
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya saat melakukan razia kepada sopir truk. Dalam razia tersebut tidak ditemukan sopir yang positif narkoba dan membawa sajam. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggelar razia mendadak terhadap sopir truk di kawasan pelabuhan. Kegiatan ini menyasar kantong parkir truk di jalur penyeberangan pelabuhan, dengan tujuan memastikan para pengemudi bebas dari narkoba dan tidak membawa senjata tajam.
Dalam razia tersebut, setiap truk yang melintas dihentikan petugas. Sopir dan kernet diminta turun dari kendaraan, sementara tim lain melakukan penggeledahan di bagian kabin truk. Selain mencari senjata tajam dan narkoba, para pengemudi juga diminta menjalani tes urine langsung di lokasi.
Polisi menyebut razia ini sebagai langkah antisipasi untuk menekan risiko kecelakaan jalan raya, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi akan meningkat. Khawatirnya, sopir yang mengonsumsi narkoba dapat memicu kecelakaan akibat mengantuk atau kehilangan konsentrasi saat berkendara.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya saat melakukan razia kepada sopir truk. Dalam razia tersebut tidak ditemukan sopir yang positif narkoba dan membawa sajam. (Foto: Istimewa)
“Kami dari Sat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan operasi atau sweeping di kantong-kantong truk untuk penyeberangan melalui jalur Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar AKP Adik Agus Putrawan, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (12/3).
Ia melanjutkan, sasarannya adalah senjata tajam dan narkoba. Pihaknya geledah di kabin maupun truk untuk mencari kemungkinan ada senjata tajam atau narkoba. Setelahnya, tidak ditemukan barang terlarang, dan kernet serta sopir menjalani tes urine,
Dalam razia kali ini, polisi tidak menemukan sopir yang membawa senjata tajam atau menggunakan narkoba. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat untuk memastikan arus lalu lintas selama mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan lancar.
“Kami tidak menemukan sopir yang membawa sajam dan menggunakan narkoba,” pungkasnya. (ahm)
METROTODAY, SURABAYA – Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggelar razia mendadak terhadap sopir truk di kawasan pelabuhan. Kegiatan ini menyasar kantong parkir truk di jalur penyeberangan pelabuhan, dengan tujuan memastikan para pengemudi bebas dari narkoba dan tidak membawa senjata tajam.
Dalam razia tersebut, setiap truk yang melintas dihentikan petugas. Sopir dan kernet diminta turun dari kendaraan, sementara tim lain melakukan penggeledahan di bagian kabin truk. Selain mencari senjata tajam dan narkoba, para pengemudi juga diminta menjalani tes urine langsung di lokasi.
Polisi menyebut razia ini sebagai langkah antisipasi untuk menekan risiko kecelakaan jalan raya, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi akan meningkat. Khawatirnya, sopir yang mengonsumsi narkoba dapat memicu kecelakaan akibat mengantuk atau kehilangan konsentrasi saat berkendara.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya saat melakukan razia kepada sopir truk. Dalam razia tersebut tidak ditemukan sopir yang positif narkoba dan membawa sajam. (Foto: Istimewa)
“Kami dari Sat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan operasi atau sweeping di kantong-kantong truk untuk penyeberangan melalui jalur Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar AKP Adik Agus Putrawan, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (12/3).
Ia melanjutkan, sasarannya adalah senjata tajam dan narkoba. Pihaknya geledah di kabin maupun truk untuk mencari kemungkinan ada senjata tajam atau narkoba. Setelahnya, tidak ditemukan barang terlarang, dan kernet serta sopir menjalani tes urine,
Dalam razia kali ini, polisi tidak menemukan sopir yang membawa senjata tajam atau menggunakan narkoba. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat untuk memastikan arus lalu lintas selama mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan lancar.
“Kami tidak menemukan sopir yang membawa sajam dan menggunakan narkoba,” pungkasnya. (ahm)